Menteri PU Gandeng BKN Perkuat Integritas ASN demi Wujudkan ‘Good Governance’
- 22 Jul 2026 23:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri PU Dody Hanggodo menggandeng BKN untuk memperkuat kualitas dan integritas ASN sebagai bagian mewujudkan good governance
- Kolaborasi Kementerian PU dan BKN difokuskan pada penguatan kompetensi, karakter, serta profesionalisme ASN
- Sekitar 4.000 orang ASN
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola pemerintahan baik (good governance) di lingkungan kementeriannya. Langkah tersebut diperkuat melalui kolaborasi bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk meningkatkan kualitas dan integritas aparatur sipil negara (ASN).
Dody mengatakan kehadiran BKN penting mendukung sistem kepegawaian profesional dan berintegritas menjalankan tugas di seluruh Indonesia. Sebab, menurutnya, ASN merupakan salah satu unsur utama penyelenggaraan negara setelah TNI dan Polri.
“Kita tadi berdiskusi bagaimana BKN itu bisa membantu Kementerian PU untuk memperkuat ASN yang bertugas di Kementerian PU. Sebagai salah satu upaya mewujudkan good governance,” ucap Menteri Dody kepada awak media usai bertemu dengan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Juli 2026.
Selain itu, Menteri Dody juga menyoroti perlunya pembenahan terhadap sejumlah persoalan internal yang sempat mencuat di kementeriannya. Persoalan tersebut meliputi kedisiplinan kehadiran atau absensi ASN, hingga jeratan judi online (judol).
“Tadi kita juga diskusi bagaimana masalah-masalah itu bisa kita selesaikan. Terutama ASN di Kementerian PU ini dari waktu ke waktu bisa lebih baik,” ucapnya.
Sebelumnya, Dody mengatakan sekitar 4.000 pegawai atau hampir sepuluh persen ASN mengalami persoalan pada sistem absensi elektronik. Sementara itu, data PPATK menunjukkan sekitar 6.300 pegawai terindikasi melakukan transaksi judol dan akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan Inspektorat Jenderal.
Ia juga berencana membuka ruang komunikasi lebih intens dengan para pegawai melalui dialog rutin. Menurut Dody, langkah tersebut diharapkan memberi perspektif baru terkait pengembangan karier dan peran strategis ASN.
Kolaborasi bersama BKN diharapkan menghasilkan program pembinaan ASN yang terarah dan berkelanjutan secara nasional. Upaya tersebut mendukung Kementerian PU mewujudkan tata kelola pemerintahan bersih dan akuntabel berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....