Presiden Prabowo Ingatkan Perwira TNI-Polri Tidak Menyalahgunakan Jabatan
- 22 Jul 2026 12:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto mengingatkan perwira remaja TNI dan Polri untuk tidak menyalahgunakan jabatan dalam melaksanakan tugas mereka.
- Presiden menegaskan bahwa kehormatan seorang perwira akan hilang ketika mengkhianati kepercayaan rakyat melalui tindakan korupsi atau penyelewengan.
- Dalam amanat Upacara Prasetya Perwira di Istana Merdeka, Presiden menekankan larangan terhadap korupsi, narkoba, judi, dan pelanggaran hukum lainnya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para perwira remaja TNI dan Polri agar tidak pernah menyalahgunakan jabatan selama menjalankan tugas. Presiden menegaskan kehormatan seorang perwira akan hilang ketika mengkhianati kepercayaan rakyat.
"Jangan pernah menyalahgunakan jabatan, jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya," ujar Presiden saat memberikan amanat dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026.
Presiden menegaskan integritas merupakan kehormatan yang harus dijaga oleh setiap perwira. Menurut Presiden, loyalitas kepada korps tidak boleh mengalahkan kesetiaan kepada bangsa, negara, dan rakyat.
"TNI dan Polri harus kuat, TNI dan Polri harus profesional, TNI dan Polri harus bersama-sama menjaga bangsa Indonesia. Jangan ada loyalitas korps yang sempit, integritas adalah kehormatan seorang perwira," kata Presiden.
Presiden mengingatkan para perwira baru bahwa seluruh fasilitas pendidikan hingga penghasilan mereka berasal dari rakyat. Karena itu, setiap perwira memiliki kewajiban untuk mengabdi dan melindungi masyarakat.
"Sekali saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula saudara kehilangan kehormatanmu. Ingatlah selalu, saudara lahir dari rakyat," ucap Presiden.
"Saudara dididik dengan uang rakyat, pakaian yang saudara pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat, gajimu dari rakyat," ujar Presiden melanjutkan.
Presiden meminta seluruh perwira TNI dan Polri menjadi pelindung, pengayom, dan pembela rakyat. Menurut Presiden, masyarakat tidak menuntut kesempurnaan, tetapi mengharapkan kejujuran, keberanian, keadilan, dan kehadiran aparat saat dibutuhkan.
"Rakyat tidak menuntut saudara sempurna. Rakyat menuntut saudara jujur, saudara berani, saudara adil, dan selalu hadir ketika dibutuhkan," kata Presiden.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....