Menpora Harap Jagakarsa Boxing Open Bisa Jadi Contoh

  • 10 Jun 2023 22:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Animo masyarakat terhadap olah raga tinju sangat tinggi. Hal itu terlihat dari penyelenggaraan Jagakarsa Boxing Open yang diinisiasi Polsek Jagakarsa pada Sabtu (10/6/2023).

Bahkan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo menghadiri undangan untuk melihat pertandingan tinju amatir tersebut. Dito mengaku, sejak dilantik, yang menjadi tugas utama adalah menggelorakan lomba-lomba di wilayah kampung atau sekelas RT/RW.

Dito menilai, pilihan Polsek Jagakarsa sangat tepat untuk mengadakan pertandingan tinju. Bahkan, menurut Dito, dengan kegiatan positif ini, dapat mengurangi angka tawuran dan kekerasan yang terjadi pada anak muda.

Dito mengaku, pernah mengalami tawuran ketika bersekolah di SMAN 6 Jakarta Selatan. "Saya pernah mengalaminya dulu sama, SMA 6 Mahakam, kalau dulu itu tawurannya sama anak SMA 70," kata Menpora di Mapolsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (10/6/2023).

"Salah satu menyalurkan energi kita sebagai anak SMA kalau gak boxing, ya Muai Thai. Karena trendnya sama ya adu jotos juga sama," ujarnya, mengenang.

Oleh karena itu, Dito pun mengapresiasi langkah Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra. Menurut Dito, apa yang dilakukan Kapolsek Jagakarsa bisa merangkul generasi muda menyalurkan ke energi yang positif.

"Jadi saya sangat mengapresiasi khususnya Pak Kapolsek yang memilih cara seperti ini untuk merangkul generasi muda. Untuk memastikan energi anak muda di Jaksel disalurkan, semoga ini bisa menjadi contoh," ucapnya.

Sementara, Kompol Multazam mengatakan, pihaknya bersama warga Jagakarsa menginisiasi Jagakarsa Boxing Open ini. Menurut Multazam, hal ini sebagai tindak lanjut dari Jagakarsa Fight Club yang ia dirikan sejak Januari 2023 lalu.

Multazam mengatakan, hal ini bisa mengurangi angka tawuran di wilayah hukumnya. "Tujuannya agar anak-anak dari berangkat tawuran kita ganti dengan ke sasana untuk berlatih dan meraih prestasi lebih tinggi," katanya.

Sampai saat ini, ada 197 anggota yang berlatih untuk mengikuti tinju, kick boxing, karate dan taekwondo. Alasan mendirikan sasana tinju di Mapolsek, Multazam ingin mengubah momok markas polisi.

Sebagai tempat orang yang bermasalah menjadi tempat menoreh prestasi bagi para anak muda. "Mudah-mudahan pelatihan secara gratis kemudian dibuka untuk seluruh pemuda Jagakarsa bisa bergabung di Polsek Jagakarsa," ungkapnya.

Mengenai Jagakarsa Boxing Open, Multazam menjelaskan ada 54 partai, terdiri dari 24 partai pelajar dan 30 partai member. "Ada 108 petinju amatir yang berlaga, ada member dari Belitung Timur, Bengkulu dan Semarang ikut," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....