Gaya Komunikasi Menteri PU yang Disorot Publik, Jadi Catatan Istana

  • 21 Jul 2026 23:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Istana merespons sorotan publik mengenai gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang dinilai tidak sesuai dengan standar pejabat negara.
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap cara penyampaian pesan menteri kepada publik.
  • Pemerintah berharap adanya perbaikan dalam komunikasi dan cara menyampaikan informasi kepada masyarakat oleh para menteri.

RRI.CO.ID, Jakarta-Pihak Istana merespons sorotan masyarakat mengenai gaya komunikasi Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, yang dinilai tidak mencerminkan sebagai seorang pejabat negara. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan akan ada evaluasi atas sorotan dari publik mengenai gaya berkomunikasi Menteri Dody.

“Jadi kalau pun ada salah seorang menteri yang kemudian dianggap cara menyampaikan sesuatu ke publik itu dianggap kurang pas, jadi catatan. Nah itu menjadi catatan untuk nanti kami komunikasi dan kita berharap akan diperbaiki,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 21 Juli 2026.

Kendati demikian, Menteri Pras menegaskan evaluasi dilakukan berbeda antara kinerja menteri dengan tata gaya komunikasi. Begitupula parameter yang digunakan akan berbeda antara evaluasi kinerja dengan berkenaan karakter.

“Pertanyaannya tadi adalah mengevaluasi dari sisi bagaimana cara berkomunikasi apalagi yang berkenaan dengan karakter masing-masing. Itu juga tentunya parameter atau indikator dan cara mengevalusinya berbeda,” katanya.

Menteri Prasetyo mengatakan Presiden Prabowo rutin melakukan evaluasi kepada para menteri, wakil menteri dan pejabat negara. Evaluasi terkait kinerja, dan sinergi antar kementerian.

“Evaluasi rutin terus menerus kita lakukan, evaluasi dalam artian saling berkoordinasi dalam artian saling memberikan masukan. Karena ada beberapa hal yang memang bergantung konteksnya ya kalau evaluasi dari sisi kinerja itu ada sendiri bagaimana cara kita kemudian mengevaluasi,” katanya.

“Tapi kalau pertanyaannya tadi adalah mengevaluasi dari sisi bagaimana cara berkomunikasi. Apalagi yang berkenaan dengan karakter masing-masing , tentunya parameter atau indikator dan cara mengevalusinya berbeda,” kata Prasetyo menegaskan.

Sebelumnya, Menteri Dody menegaskan dirinya adalah warga Jawa Timur dengan gaya bicara 'slengean'. Namun jika acara formal, ia memastikan akan serius dalam berbicara atau menyesuaikan dengan situasi tersebut.

Slengean bukan bahasa baku namun gaul. Mengutip dari berbagai sumber, ‘Slengean’ berarti terkesan urakan, tidak rapi, cuek dan serampangan.

"Saya ini asalnya dari Jawa Timur, orang swasta, gimana, ya agak slengekan, ya sudahlah. Kecuali sesuatu yang teknis banget baru saya akan serius, kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, ini hoaks semua," kata Menteri Dody usai Sidang Kabinet Paripurna, Senin, 20 Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....