Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Tapanuli Tengah

  • 20 Jul 2026 20:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemensos menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah
  • Banjir dipicu luapan Sungai Aek Si Laga-laga setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut
  • Sebanyak 300 jiwa terdampak dan mendapat dukungan logistik serta layanan dapur umum
  • Bantuan meliputi makanan siap saji, family kit, kidsware, kasur, selimut, hingga tenda gulung
  • Kondisi banjir telah surut dan warga mulai kembali ke rumah untuk membersihkan lingkungan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bantuan dikirim dari Gudang Sentra Insyaf Medan ke Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas.

Banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Tapanuli Tengah, Sabtu 18 Juli 2026 pukul 15.30 WIB. Curah hujan tinggi menyebabkan Sungai Aek Si Laga-laga meluap dan merendam permukiman warga.

"Barang dikirim dari Gudang Sentra Insyaf Medan. Ditujukan ke Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah," kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Minggu 19 Juli 2026.

Bantuan yang disalurkan meliputi 350 paket lauk pauk siap saji, 160 paket kidsware, 200 paket family kit, 150 lembar kasur, 200 lembar selimut, 100 lembar tenda gulung. Serta 17 unit tenda gulung portabel.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 300 jiwa terdampak banjir tersebut. Kemensos juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Selain bantuan logistik, dapur umum lapangan yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapanuli Tengah telah didirikan di Aula Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sipange. Dapur umum tersebut mampu memproduksi sekitar 300 porsi makanan setiap hari bagi warga terdampak.

"Upaya yang telah dilakukan adalah evakuasi warga terdampak ke lokasi yang lebih aman. Dan asesmen menyeluruh di setiap lokasi kejadian untuk mengidentifikasi dampak dan kebutuhan mendesak," ucap Gus Ipul.

Saat ini kondisi banjir dilaporkan telah surut. Warga juga mulai kembali ke rumah masing-masing dan melakukan pembersihan lingkungan pascabanjir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....