Kemensos Salurkan Bantuan Korban Konflik Flores Timur
- 20 Jul 2026 21:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemensos menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak konflik sosial di Kabupaten Flores Timur, NTT
- Konflik mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, lima orang luka-luka, dan puluhan rumah mengalami kerusakan
- Bantuan meliputi makanan siap saji, perlengkapan keluarga, sandang, selimut, kasur, hingga tenda serbaguna
- Mensos Saifullah Yusuf mengajak masyarakat menahan diri dan mempercayakan penyelesaian konflik kepada aparat
- Pemerintah daerah bersama TNI-Polri terus melakukan mediasi dan menjaga situasi tetap kondusif
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak konflik sosial di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengajak seluruh masyarakat menahan diri dan mempercayakan penyelesaian konflik kepada aparat berwenang.
Bantuan dikirim dari Gudang Sentra Effata Kupang menuju Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur pada Senin 20 Juli 2026. Penyaluran dilakukan setelah konflik yang terjadi antara masyarakat Desa Narasoina dan Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, lima orang luka-luka, serta kerusakan puluhan rumah, Sabtu 18 Juli 2026.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar penanganan terhadap warga terdampak berjalan cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Minggu 19 Juli 2026.
Ia mengatakan Kemensos mendukung penuh langkah penanganan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, dan Polri. Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi melalui penyaluran bantuan logistik.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas 200 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, 200 paket lauk pauk siap saji. Kemudian 50 lembar kasur, 50 lembar selimut, 50 paket kidsware, 50 paket family kit, 50 paket sandang dewasa, serta satu unit tenda serbaguna.
Selain mengirim bantuan, Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur telah melakukan asesmen dan pendataan dampak konflik, mengevakuasi korban luka ke fasilitas kesehatan. Serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam penanganan di lapangan.
Pemerintah daerah juga tengah memproses Surat Keterangan Tanggap Darurat (SKTD), sementara verifikasi dan validasi data korban meninggal dunia maupun korban luka dilakukan. Sebagai dasar pengajuan santunan kepada Kementerian Sosial.
Hingga saat ini, situasi di lokasi masih dipantau aparat keamanan. Pemerintah daerah bersama TNI dan Polri terus melakukan pendekatan persuasif dan mediasi untuk meredam konflik serta menjaga situasi tetap kondusif.
Mensos berharap seluruh pihak mengedepankan penyelesaian secara damai. Dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, menjaga persaudaraan, dan mempercayakan penyelesaian persoalan kepada pemerintah dan aparat yang berwenang. Semoga situasi segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman," ucap Gus Ipul.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....