KPU: Milenial Jadi Jumlah Pemilih Terbanyak Hasil PDPB Tahun 2026
- 20 Jul 2026 22:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Generasi milenial berusia 25-40 tahun menduduki posisi pertama sebagai daftar pemilih dengan jumlah 32,13 persen menurut data KPU.
- Data ini berdasarkan hasil rekapitulasi Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester 1 tahun 2026.
- Informasi tersebut disampaikan oleh Komisioner KPU RI Betty Epsilon Idroos dalam Rapat Pleno di Kantor KPU RI Jakarta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, menyebut bahwa pemilih generasi Y atau milenial (25-40 tahun), menduduki posisi pertama jumlah daftar pemilih. Hal itu diungkapkan Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos, dalam Rapat Pleno di Kantor KPU RI, Jakarta.
Ia menuturkan bahwa berdasarkan hasil rekapitulasi, generasi milenial yang telah terdaftar sebagai pemilih, sebesar 32,13 persen. Betty menjelaskan bahwa hal ini, merujuk hasil rekapitulasi Pemuktahiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester 1 tahun 2026.
Rekapitulasi ini dilakukannya dengan menyinkronisasikan data pemilih, dengan data Direktoran Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kemendagri. Data tersebut, menghimpun Warga Negara Indonesia (WNI) baik di dalam maupun luar negeri, yang memiliki hak suara pilih.
"Jika dilihat berdasarkan total pemilih kita nasional dalam negeri dan luar negeri berdasarkan generasi, itu paling banyak ada di generasi milenial 32,13 persen," kata Betty dalam pemaparan hasil rekapitulasi PDPB Semester 1 Tahun 2026, di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Selain generasi milenial, KPU diungkapkannya mencatatkan, bahwa generasi Z (9-24 tahun), menduduki posisi kedua jumlah pemilih terbanyak. Sementara untuk generasi X (41-56 tahun) dan generasi baby boomer (57-75 tahun), menjadi jumlah pemilih yang terkecil.
"Setelahnya Gen Z 24,56 persen, lalu kemudian Gen X 27,13 persen. Mengikut kemudian 14,29 persen di usia generasi baby boomer, dan 1,89% di pre-boomer," ujarnya.
Berdasarkan hasil rekapitulasi PDPB Semester 1 tahun 2026, jumlah pemilih saat ini mencapai 214.357.667 pemilih. Hal ini diungkapkan Betty, menunjukan terjadinya peningkatan jumlah pemilih, jika dibandingkan pada periode sebelumnya.
"Jadi total pemilih nasional kita dalam negeri dan luar negeri 214.357.667 terdiri atas laki-laki 49,85% laki-laki, perempuan 50,15%. Jadi peningkatan DPB semester 2 2025 jika dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 1,11 persen," imbuh Betty.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....