Hanya sekitar 4 Persen Daerah Miliki Sekolah Bermutu, Pemerintah Hadirkan SNT
- 20 Jul 2026 15:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengembangkan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai pusat pengembangan pendidikan di daerah.
- Program SNT diharapkan mampu mempercepat pemerataan mutu pendidikan hingga ke berbagai wilayah di Indonesia.
- Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan bahwa pemerataan mutu pendidikan masih menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan bersama karena rendah dan timpangnya capaian mutu pendidikan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengembangkan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai pusat pengembangan pendidikan di daerah. Program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan mutu pendidikan hingga ke berbagai wilayah di Indonesia.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti, mengatakan pemerataan mutu pendidikan masih menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan bersama. SNT ini hadir dilatarbelakangi rendah dan timpangnya capaian mutu Pendidikan.
"Baru 263 dari 7.288 kecamatan atau sekitar 4 persen yang memiliki SMP dan SMA dengan capaian baik. Yaitu memiliki akreditasi A dan literasi dan numerasi di atas 75," kata Muti dalam acara Taklimat Media Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kemendikdasmen, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Muti mengungkapkan angka tersebut beradasarkan Data Pokok Pendidikan Indonesia (Dapodik) per 30 Juni 2025 dan Rapor Pendidikan 2025. Selain mutu Pendidikan, ia juga mengungkapkan sebaran sekolah bermutu juga masih terkonsentrasi di wilayah tertentu.
"Atas dasar itulah, Sekolah-sekolah Terintegrasi atau SNT dihadirkan. SNT bukan sekadar pembangunan sekolah baru," ujarnya.
"SNT merupakan ikhtiar negara untuk pertama, mendekatkan layanan pendidikan bermutu kepada anak-anak di daerah," ucapnya. Selain mendekatkan layanan pendidikan, SNT juga dirancang untuk mengembangkan potensi, minat, bakat, karakter, dan talenta peserta didik secara optimal.
Program ini juga diharapkan menjadi pusat pertumbuhan mutu bagi sekolah-sekolah di wilayah sekitarnya. Dalam pelaksanaannya, SNT mengintegrasikan layanan pendidikan jenjang SMP dan SMA dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.
"Yang diintegrasikan bukan hanya jenjang dan pembangunannya. Tetapi juga pembelajaran, pengembangan guru, pembinaan karakter, pengembangan talenta, pemanfaatan fasilitas, dan pendanaan mutu," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....