Komisi IV DPR Dorong BUMN Perkuat Dukungan Konservasi Terumbu Karang Bali

  • 19 Jul 2026 16:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komisi IV DPR meminta dukungan berkelanjutan bagi kelompok konservasi terumbu karang di Bali.
  • BUMN didorong berkontribusi melalui program TJSL untuk mendukung pelestarian ekosistem pesisir.
  • DPR meminta KKP menyampaikan kebutuhan riil masyarakat sebagai dasar penyusunan anggaran.

RRI.CO.ID, Jakarta - Komisi IV DPR RI mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian terumbu karang di Bali. Dukungan berkelanjutan dinilai menjadi kunci keberhasilan konservasi ekosistem pesisir.

"Banyak hal luar biasa yang sudah mereka lakukan, tetapi konservasi terumbu karang tidak bisa hanya dibantu sekali kemudian selesai. Ada perawatan dan pemeliharaan yang harus dilakukan secara berkelanjutan," ujar anggota Komisi IV DPR RI Sonny T. Danaparamita usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Badung, Bali, Jumat, 17 Juli 2026.

Sonny menilai dukungan terhadap kelompok konservasi masih perlu diperkuat agar program yang telah berjalan tetap berkelanjutan. Ia menyebut bantuan yang pernah diberikan pada 2021 belum berlanjut sehingga masyarakat harus mengandalkan inisiatif sendiri.

Karena itu, Sonny mendorong keterlibatan badan usaha milik negara melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL. Menurutnya, perusahaan dapat berperan aktif mendukung pelestarian ekosistem laut dan kawasan pesisir.

"Kebetulan tadi bertemu dengan Direktur Utama ID FOOD dan saya meminta agar BUMN juga bergotong royong memberikan dukungan. Dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas, perusahaan memiliki kewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial, Alhamdulillah, beliau menyanggupi," ujarnya.

Sonny menegaskan pelestarian ekosistem laut tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sektor perikanan dan pariwisata akan berkembang apabila kondisi ekologi tetap terjaga.

"Ini bukan hanya persoalan ekonomi. Ketika ekologinya dijaga, manfaat ekonominya juga akan dirasakan masyarakat," ucapnya.

Selain itu, Sonny meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan lebih aktif menyampaikan kebutuhan riil masyarakat dalam penyusunan anggaran. Ia berharap berbagai temuan di lapangan dapat menjadi dasar pembahasan bersama DPR guna memperkuat program konservasi pesisir.

"Kalau kebutuhan di lapangan tidak pernah disampaikan, bagaimana anggarannya bisa ada? Persoalan masyarakat harus dirumuskan dengan baik, kemudian kita carikan anggarannya," ucap Sonny.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....