Presiden Prabowo: Banyak Menteri 'Tumbang' karena Kerja Keras
- 17 Jul 2026 18:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada seluruh menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI, dan Kapolri atas dedikasi dan kerja keras mereka.
- Beberapa pejabat tinggi negara dan menteri mengalami kondisi kesehatan yang menurun karena beban kerja yang berat, hingga harus dirawat di rumah sakit.
- Presiden menyampaikan apresiasi tersebut dalam acara panen raya yang diselenggarakan di Malang
RRI.CO.ID, Malang- Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kerja keras para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga, dan pimpinan TNI/Polri. Presiden Prabowo mengungkapkan, para "pembantunya' itu bekerja tanpa lelah hingga ada yang tumbang atau sakit sehingga dirawat di rumah sakit.
"Saya melihat kerja keras semua unsur, menteri, Panglima TNI, Kapolri bekerja dengan gesit, tidak istirahat. Banyak pejabat tinggi negara, menteri, kepala badan terus terang saja, yang ambruk masuk rumah sakit karena kerja keras," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara panen raya di Malang, Jumat, 17 Juli 2026.
Presiden Prabowo mengingatkan kepada para pembantunya untuk tidak sakit. Karena itu, ia berpesan kepada para menteri untuk bekerja keras tetapi tetap menjaga kesehatan.
"Menteri, Jenderal jangan ambruk, kalau ilmu nanti saya kita kasih ilmu. Tentara pintar cari istirahat, upacara saja bisa tidur," katanya.
Sisi lain, Presiden Prabowo mengatakan, pemerintah telah membuat langkah nyata untuk mengatasi kesulitan rakyat. Presiden Prabowo mengatakan pemerintah bertekad untuk mencapai target-target pembangunan yang telah dicanangkan.
"Kita mengejar sasaran, kita sadar bahwa rakyat sudah terlalu lama mengalami kehidupan yang tidak selayaknya dialami negara besar dan kaya seperti kita. Sehingga pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk berbuat yang terbaik untuk menggapai sasaran yang tertinggi dalam waktu secepat-cepatnya," katanya.
| Baca juga: Presiden Prabowo Akan Hadiri Harlah PKB |
"Kita tidak mau jadi bangsa santai, kita akan buktikan kepada dunia bahwa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan sendiri. Berkali-kali pendiri bangsa kita mengajarkan kita bahwa percayalah kepada kekuatan kita sendiri."
Ditegaskan, Indonesia harus menjadi bangsa kuat dan mandiri. Sebab, tidak ada bangsa lain yang mengasihi Indonsia.
"Tidak ada bangsa lain yang kasihan dengan bangsa kita. Ratusan tahun lalu mereka datang mengambil kekayaan kita," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....