Gempa Tektonik M 6.2 di Barat Daya Tonga tidak Berpotensi Tsunami

  • 14 Jul 2026 03:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gempa bumi tektonik dengan magnitudo M6.2 mengguncang Barat Daya Tonga pada 13 Juli 2026 pukul 21:45:53 WIB pada kedalaman 36 km.
  • Episenter gempa berlokasi di laut pada koordinat 22.64° LS; 171.63° BT, berjarak 432 km Barat Daya Tonga.
  • Hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI dan hingga pukul 22:05 WIB belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

RRI. CO. ID, Jakarta - Barat Daya Tonga diguncang gempa bumi tektonik, Senin 13 Juli 2026, pukul 21:45:53 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6.2 pada kedalaman 36 km.

"Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 22.64° LS; 171.63° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 432 Km Barat Daya Tonga. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI," jelas Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Wijayanto, dalam siaran pers, Senin 13 Juli 2026.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng. "Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault)," ungkapnya.

Hingga pukul 22.05 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....