Kebersamaan Sivitas UNJ Perkuat Budaya Kolaborasi Kampus Inklusif Berkelanjuta
- 13 Jul 2026 12:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- UNJ menyelenggarakan kegiatan UNJ Mancing Mania di Tajur Halang, Bogor pada Sabtu, 11 Juli 2026 sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-62 universitas.
- Rektor Prof. Komarudin menekankan bahwa nilai kekeluargaan dan kebersamaan menjadi fondasi penting dalam membangun universitas yang kuat dan berdaya saing global.
- Dekan FMIPA UNJ Hadi Nasbey menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menciptakan ruang interaksi yang humanis dan menjaga kebugaran emosional sivitas akademika di tengah tuntutan akademik yang dinamis.
RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memperkuat budaya kolaborasi melalui kegiatan UNJ Mancing Mania di Tajur Halang, Bogor, Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan menjadi bagian penguatan hubungan antarsivitas akademika dalam Dies Natalis ke-62 UNJ.
Agenda tersebut melibatkan pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga unsur Majelis Wali Amanat. Seluruh peserta berinteraksi dalam suasana santai di luar rutinitas akademik sehari-hari.
Rektor UNJ Prof. Komarudin menilai kebersamaan menjadi fondasi penting kemajuan institusi. Menurutnya, hubungan yang erat memperkuat semangat saling mendukung di lingkungan kampus.
“Dies Natalis bukan hanya refleksi akademik, tetapi juga merawat kebersamaan. Nilai kekeluargaan menjadi fondasi membangun universitas yang kuat dan berdaya saing,” kata Komarudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.
Sementara itu, Dekan FMIPA UNJ, Hadi Nasbey mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang interaksi yang lebih humanis bagi warga kampus. Terlebih, lanjut dia, di tengah tuntutan akadrmik yang semakin dinamis.
“Kegiatan ini menjadi bentuk lain dari semangat kolaboratif yang selama ini dibangun di lingkungan UNJ. Di tengah tuntutan akademik yang semakin dinamis, kita perlu menghadirkan ruang-ruang yang dapat menjaga kebugaran emosional, mempererat hubungan sosial, dan memperkuat rasa memiliki terhadap institusi,” kata Hadi.
Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat jalinan silaturahmi antara dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta seluruh keluarga besar UNJ. Menurutnya, suasana santai dan menyenangkan seperti ini memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dan harmonis.
“Melalui kegiatan memancing yang kompetitif namun tetap rileks, sivitas akademika memiliki kesempatan untuk melepas penat dari rutinitas pekerjaan sekaligus membangun kedekatan yang lebih kuat. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal sosial penting dalam mendukung kemajuan UNJ ke depan,” ujarnya.
UNJ memanfaatkan kegiatan rekreatif untuk mempererat komunikasi lintas unsur kampus. Pendekatan ini diharapkan membangun lingkungan kerja yang lebih harmonis dan inklusif.
Mengusung tema “Merajut Kebersamaan, Menjaring Keakraban”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang memancing. Namun juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen kampus dalam suasana santai, akrab, dan penuh kegembiraan.
Peserta mengikuti lomba memancing dengan suasana penuh antusias sepanjang kegiatan berlangsung. Panitia juga menyiapkan penghargaan bagi tangkapan ikan terbanyak dan terberat.
Suasana santai membuat komunikasi antardosen, tenaga kependidikan, dan alumni berlangsung lebih terbuka. Interaksi tersebut memperkuat jejaring internal yang mendukung berbagai program kampus.
UNJ memandang modal sosial sama pentingnya dengan pencapaian akademik. Budaya saling menghargai diyakini mempercepat transformasi menuju kampus bereputasi global.
Penguatan kebersamaan diharapkan melahirkan kolaborasi yang lebih produktif pada berbagai bidang. Langkah tersebut mendukung visi UNJ menjadi perguruan tinggi unggul, inklusif, dan berdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....