Ancaman Bom, Polisi Perketat Pengamanan SDN di Jakarta Selatan
- 13 Jul 2026 10:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Petugas kepolisian dan Tim Jibom Brimob melakukan pengamanan ketat di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan hingga Senin 13 Juli 2026 siang menyusul laporan dugaan ancaman bom.
- Personel Gegana bersenjata lengkap berjaga di beberapa titik sambil melakukan proses sterilisasi dengan membatasi akses masuk keluar sekolah dan hanya petugas berkepentingan yang diizinkan.
- Situasi di sekitar sekolah terpantau kondusif dengan arus lalu lintas normal, dan kepolisian belum menyampaikan hasil akhir sterilisasi atau ada tidaknya temuan ancaman bom hingga berita ditulis.
RRI.CO.ID, Jakarta - Petugas kepolisian bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob masih menjaga ketat sebuah sekolah dasar negeri (SDN) di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, 13 Juli 2026, siang. Pengamanan dilakukan menyusul adanya laporan dugaan ancaman bom yang tengah ditangani aparat.
Pantauan RRI di lokasi, sejumlah personel Gegana bersenjata lengkap tampak berjaga di beberapa titik di lingkungan sekolah. Petugas terlihat mengamankan pintu masuk utama, area halaman, hingga akses menuju gedung sekolah selama proses sterilisasi berlangsung.
Kendaraan operasional Tim Jibom Brimob juga masih terparkir di dalam kompleks sekolah sebagai bagian dari penanganan di lokasi. Aparat masih membatasi akses keluar masuk sekolah dan hanya petugas berkepentingan yang diperbolehkan memasuki area sterilisasi.
Di luar lingkungan sekolah, sejumlah guru tampak menunggu sambil terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Orang tua murid, warga sekitar, dan awak media juga terlihat berkumpul di sekitar lokasi untuk memantau perkembangan penanganan dugaan ancaman tersebut.
Meski pengamanan masih berlangsung, situasi di sekitar sekolah terpantau kondusif. Arus lalu lintas di Jalan Gardu tetap berjalan normal, sementara aparat terus mengimbau warga agar tidak mendekati area yang sedang dilakukan penyisiran.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pemeriksaan di sejumlah titik di lingkungan sekolah. Kepolisian juga belum menyampaikan hasil akhir proses sterilisasi maupun memastikan ada atau tidaknya temuan yang berkaitan dengan laporan dugaan ancaman tersebut.
RRI masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi kejadian, sumber laporan, serta hasil penyelidikan yang sedang berlangsung. Perkembangan penanganan kasus ini akan terus diperbarui setelah aparat menyampaikan informasi secara resmi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....