Kementerian Perdagangan Tetapkan 45 Produk Peraih Good Design Indonesia 2026
- 09 Jul 2026 10:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Perdagangan menetapkan 45 produk sebagai penerima Good Design Indonesia 2026, dengan 10 produk meraih predikat Best Design untuk mewakili Indonesia di ajang internasional.
- Program GDI mengawali kerja sama strategis dengan Taiwan Design Research Institute dan mengirimkan pemenang ke Good Design Award Jepang serta Golden Pin Design Award Taiwan.
- Tahun 2026 menandai satu dekade penyelenggaraan GDI yang menunjukkan perkembangan positif dalam kualitas peserta, keberagaman material, dan pertumbuhan signifikan kategori elektronik serta teknologi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perdagangan menetapkan 45 produk sebagai penerima Good Design Indonesia (GDI) 2026. Sebanyak 10 produk di antaranya meraih predikat Best Design dan dinominasikan mewakili Indonesia pada ajang desain internasional.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Fajarini Puntodewi mengatakan GDI merupakan instrumen pembinaan Kemendag meningkatkan daya saing produk nasional berkelanjutan. Menurutnya, desain menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan produk di pasar global.
"GDI menjadi wadah untuk menunjukkan produk Indonesia mampu bersaing di tingkat global melalui inovasi dan desain yang berkualitas. Melalui GDI, Kemendag mendorong pelaku usaha terus berinovasi menghasilkan produk unggul bernilai tambah melalui desain sesuai kebutuhan pasar," ujar Puntodewi di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026.
Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag Ari Satria mengatakan penyelenggaraan GDI tahun ini bernilai strategis besar. Menurutnya, GDI mengawali kerja sama strategis dengan Taiwan Design Research Institute (TDRI) sekaligus memperluas jejaring penghargaan desain internasional.
Para pemenang GDI 2026 akan dikirim mengikuti Good Design Award di Jepang dan Golden Pin Design Award Taiwan. Ari optimistis kualitas peserta tahun ini semakin baik dan semakin banyak produk Indonesia meraih penghargaan kedua ajang tersebut.
"Tahun ini satu dekade penyelenggaraan GDI sekaligus mengawali kerja sama strategis Kemendag dengan Taiwan Design Research Institute (TDRI). Para pemenang GDI akan dikirim ke G-Mark di Jepang dan diikutsertakan dalam Golden Pin Design Award di Taiwan," ujar Ari.
Ketua Umum Asosiasi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII) Prananda L. Malasan menilai kualitas peserta GDI menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, keberagaman material, fungsionalitas, dan peruntukan produk membuat persaingan dalam penjurian berlangsung ketat.
Prananda berharap semakin banyak desainer Indonesia berani bereksperimen dalam desain, bentuk, fungsi, dan penggunaan bahan baku. Menurutnya, langkah tersebut akan menghasilkan produk yang unggul sekaligus memberikan dampak positif terhadap aspek sosial, budaya, dan lingkungan.
"Kualitas produk sangat selaras dengan tema bahkan sempat memicu perdebatan sengit di antara para juri dalam menentukan pemenang. Kami berharap semakin banyak desainer tanah air yang berani bereksperimen dengan desain, bentuk, fungsi, dan penggunaan bahan baku," ujar Prananda.
Perwakilan Taiwan Design Research Institute (TDRI) Patrick Hung mengapresiasi kualitas karya peserta, khususnya pada kategori furnitur dan elektronik. Menurutnya, penggunaan material khas Indonesia serta perkembangan kategori elektronik menunjukkan kemajuan industri manufaktur Indonesia.
Patrick berharap sinergi Good Design Indonesia dan Golden Pin Design Award membawa dampak positif bagi Indonesia dan Taiwan. Ia menilai kolaborasi tersebut dapat membuka peluang yang lebih luas bagi produk Indonesia di pasar global.
"Tahun ini, produk furnitur menarik karena keunggulan, keberagaman material khas Indonesia, serta dukungan desainer berbakat mengolah potensi optimal. Di sisi lain, pertumbuhan signifikan kategori elektronik dan teknologi juga menunjukkan bahwa industri manufaktur Indonesia tengah berkembang pesat," ujar Patrick.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....