Menbud: PM Modi Sampaikan Kerja Sama Pemugaran Candi Prambanan sejak 1,5 Tahun Lalu
- 08 Jul 2026 14:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengkonfirmasi bahwa PM India Narendra Modi telah menyampaikan ketertarikan merevitalisasi Candi Prambanan sejak satu setengah tahun lalu.
- Kerja sama restorasi akan difokuskan pada revitalisasi Candi Perwara, di mana dari 200 candi pendamping baru 6 yang telah direvitalisasi, sementara tiga candi utama sudah selesai.
- Hingga saat ini belum ada nilai investasi dan skema pendanaan yang disepakati; kedua negara masih menyusun kajian teknis yang mencakup kebutuhan pemugaran, ketersediaan material asli, dan bentuk kontribusi masing-masing pihak.
- Indonesia menyambut baik dukungan India mengingat pengalaman panjangnya dalam konservasi cagar budaya bercorak Hindu, dan Candi Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di dunia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan ketertarikan India pada pemugaran Candi Prambanan sebenarnya telah disampaikan sekitar satu setengah tahun lalu. Komitmen yang disampaikan langsung Perdana Menteri India Narendra Modi tersebut kini memasuki tahap pembahasan lebih lanjut antara kedua negara.
"Memang ini sudah disampaikan oleh Perdana Menteri Modi sejak satu setengah tahun yang lalu. Besok (hari ini) beliau akan melihat langsung ke Candi Prambanan," kata Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.
Fadli mengatakan Indonesia menyambut baik dukungan tersebut mengingat India memiliki pengalaman panjang dalam konservasi cagar budaya bercorak Hindu. Sementara, Candi Prambanan merupakan salah satu kompleks candi Hindu terbesar di dunia.
Fadli menjelaskan kerja sama restorasi akan difokuskan pada revitalisasi Candi Perwara yang berada di kawasan Prambanan. Hingga saat ini, sebagian besar candi pendamping tersebut masih belum dipugar secara menyeluruh.
"Dari dua ratusan itu, baru enam yang kita revitalisasi. Kalau tiga candi besarnya sudah, sudah semua," kata Fadli.
"Jadi, kita tentu menyambut baik ya keinginan dari pihak India juga untuk mendukung kita merevitalisasi candi-candi Hindu. Dalam hal ini khususnya adalah Candi Prambanan," ujarnya melanjutkan.
Meski begitu, Fadli menegaskan hingga saat ini belum ada nilai investasi maupun skema pendanaan yang disepakati. Indonesia dan India masih menyusun kajian teknis sebagai dasar pelaksanaan kerja sama restorasi tersebut.
Kajian tersebut akan mencakup berbagai aspek, mulai dari kebutuhan pemugaran hingga ketersediaan material asli seperti batu dan ukiran. Selain itu, kedua negara juga akan membahas bentuk kontribusi yang dapat diberikan masing-masing pihak.
Fadli mengungkapkan tim dari Indonesia dan India telah menggelar pertemuan awal untuk membahas rencana kerja sama tersebut. Pertemuan lanjutan akan dilakukan dalam waktu dekat guna mematangkan berbagai aspek teknis pelaksanaan.
"Saya kira ini akan membantu kita untuk mempercepat proses revitalisasi. Kita sih inginnya harapannya cepat," kata Fadli.
Selain Prambanan, pemerintah juga terus melanjutkan revitalisasi sejumlah cagar budaya lainnya. Di antaranya Candi Plaosan, Candi Sewu, dan Candi Mendut sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya nasional.
Pemerintah India menyatakan komitmennya untuk mendukung restorasi Candi Prambanan melalui kerja sama pelestarian warisan budaya dengan Indonesia. Kedua kepala negara kini meninjau Candi Prambanan tersebut langsung ke Yogyakarta, Rabu, 8 Juli 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....