PM Modi Pidato di DPR, Sebut India-Indonesia Siap Ukir Sejarah Baru

  • 07 Jul 2026 20:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan pidato di hadapan Parlemen Indonesia, menekankan peluang kerja sama strategis untuk membangun masa depan bersama.
  • Modi meyakini 25 tahun ke depan akan menjadi periode krusial bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan, dengan potensi menciptakan sejarah baru ketika 1,4 miliar warga India dan 290 juta warga Indonesia melangkah bersama.
  • India menganut kebijakan pembangunan, bukan ekspansionisme, dengan mengusung prinsip 'Sabka Saath, Sabka Vikas' (pembangunan untuk semua) sebagai landasan kerja sama internasional.
  • Modi menyoroti kedekatan geografis dan hubungan historis kedua negara yang dihubungkan oleh laut, budaya, dan peradaban berabad-abad, termasuk warisan Ramayana, Candi Borobudur, dan Prambanan.

RRI.CO.ID, Jakarta – Perdana Menteri India, Narendra Modi menyampaikan pidato di hadapan para anggota Parlemen Republik Indonesia. Ia menegaskan kedua negara berpeluang membangun masa depan bersama melalui penguatan kerja sama di berbagai bidang.

Menurutnya, sinergi kedua negara akan menjadi kekuatan baru yang memberi manfaat tidak hanya bagi kawasan, tetapi juga dunia. Modi juga mengatakan India dan Indonesia berada pada titik penting dalam sejarah.

Ia meyakini 25 tahun ke depan akan menjadi periode krusial bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis. "Ketika 1,4 miliar warga India dan 290 juta warga Indonesia melangkah bersama, dunia akan menyaksikan terciptanya sejarah baru," kata Modi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026.

Ia menegaskan India menganut kebijakan pembangunan, bukan ekspansionisme. Pemerintah India mengusung Sabka Saath, Sabka Vikas atau pembangunan untuk semua sebagai landasan dalam membangun kerja sama internasional.

Modi juga menyoroti kedekatan geografis kedua negara yang dihubungkan oleh laut. Menurutnya, laut bukan menjadi pemisah, melainkan jembatan yang menghubungkan masa depan India dan Indonesia.

Hal ini, tambahnya, melalui perdagangan, budaya, dan peradaban yang telah terjalin selama berabad-abad. Selain itu, ia mengingatkan hubungan historis kedua bangsa yang tercermin melalui warisan Ramayana hingga Candi Borobudur dan Prambanan.

Kedekatan budaya tersebut, menurutnya, menjadi modal penting untuk mempererat hubungan bilateral. Ia juga mengapresiasi perjalanan demokrasi Indonesia yang dinilainya berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengangkat jutaan masyarakat keluar dari kemiskinan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....