Modi ke Indonesia, Presiden Prabowo Harap QRIS bisa digunakan di India
- 07 Jul 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Presiden Prabowo Subianto mendorong QRIS digunakan di India
- 2. Sistem pembayaran dengan QR diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi
- 3. Sistem pembayaran QR merupakan bagian kerja sama Indonesia-India dibidang ekonomi
RRI.CO.ID, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR (Cross-border QR payment) dengan India. Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
"Guna memperkuat kerja sama sektor keuangan. Kami menyambut baik kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR (cross-border QR payment) antara Indonesia dan India," kata Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.
Presiden Prabowo mengatakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) berpeluang digunakan masyarakat Indonesia di India. Kepala Negara berharap dengan sistem pembayaran QR maka akan meningkatkan efisiensi transaksi keuangan.
"Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi. Sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan," ujarnya.
QRIS merupakan terobosan Bank Indonesia (BI) bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) sebagai sistem transaksi dj masyarakat. Upaya ini untuk mempermudah sistem pembayaran di Indonesia.
Seperti dikutip dari Bank Indonesia, QRIS merupakan standar kode QR nasional untuk memfasilitasi pembayaran digital melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet digital, dan mobile banking. Keberadaan QR dapat digunakan di negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Singapura bahkan Jepang.
Melalui kerja sama sistem pembayaran lintas batas berbasis QR, Unified Payments Interface (UPI) dari India juga dapat dipergunakan di Indonesia. Artinya masyarakat India dapat bertransaksi dengan UPI di Indonesia.
Seperti diketahui, UPI merupakan sistem pembayaran instan yang diluncurkam pada tahun 2016. UPI dikembangkan oleh National Payments Corporation of India (NPCI).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....