India Siap Pasok Obat Berkualitas ke Indonesia dengan Harga Terjangkau
- 07 Jul 2026 17:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 3. Indonesia dan India aktif untuk mewujudkan perdamaian dunia
- 1. Pemerintah India menyatakan siap memasok obat yang terjangkau dan berkualias
- 2. Indonesia dan India berkomitmen memperkuat kerja sama dibidang kesehatan
RRI.CO.ID, Jakarta - Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan kesiapan India memasok obat-obatan yang harga yang terjangkau namun berkualitas. Penyediaan obat murah dari India merupakan salah satu bentuk kerja sama dibidang kesehatan.
"Kerja sama kita di bidang kesehatan akan berkontribusi penting untuk memastikan layanan berkualitas di kedua negara. Kesepakatan tanda tangan hari ini, obat-obatan berkualitas dan terjangkau dari India akan semakin tersedia bagi warga daerah Indonesia," kata PM Modi dalam keterangan pernyataan bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.
Adapun Presiden Prabowo Subianto mengatakan kerja sama dibidang kesehatan adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk tenaga dokter. Oleh sebab itu, Presiden Prabowo berharap kehadiran PM Modi akan semakin memperdalam hubungan Indonesia dan India dibidang kesehatan.
"Ke depan, kami juga berkomitmen untuk memperdalam kerja sama di bidang kesehatan. Serta berharap dapat memperluas kesempatan peningkatan kapasitas bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya," kata Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo mengatakan bersama PM Modi juga membahas berbagai isu global dan kawasan. Indonesia dan India akan berperan memajukan perdamaian dan stabilitas dunia.
"Perdana Menteri Modi dan saya juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global. Kami terus mendukung berbagai upaya untuk memajukan perdamaian dan stabilitas dunia, serta memastikan suara-suara didengar," ujarnya.
Indonesia dan India terus berkomitmen untuk mewujudkan Indo-Pasifik, sebagai kawasan yang bebas, terbuka. Kemudian transparan, dan berbasis pada hukum internasional, dengan tetap menjunjung tinggi sentralitas ASEAN.
"Kedua negara juga terus mendukung dialog, diplomasi, dan hukum internasional. Sebagai jalan penyelesaian konflik secara damai di kawasan Timur Tengah," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....