Menko Polkam Ajak Semua Pihak Perangi Disinformasi di Ruang Digital

  • 05 Jul 2026 11:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menko Polkam Djamari Chaniago mengingatkan bahaya disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang digital yang dapat mengancam persatuan bangsa.
  • Djamari menekankan bahwa pertempuran bangsa kini telah berpindah ke medan digital dan memerlukan strategi penangkalan disinformasi yang komprehensif.
  • Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau mencapai lebih dari tujuh persen menunjukkan iklim investasi yang kondusif dan harus memberikan manfaat kesejahteraan masyarakat luas.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengingatkan bahaya disinformasi di ruang digital. Menurutnya, penyebaran fitnah dan ujaran kebencian dapat mengancam persatuan bangsa.

Pernyataan itu disampaikan dalam Silaturahmi bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat Kepulauan Riau. Kegiatan berlangsung di Markas Polda Kepulauan Riau, Batam, Jumat, 3 Juli 2026.

Djamari menilai tantangan bangsa kini tidak hanya terjadi di dunia nyata. Ruang digital juga menjadi arena yang harus dijaga bersama.

"Kalau boleh saya katakan, perang kita sekarang sudah bukan perang di medan biasa lagi, tetapi perang di medan digital. Kita harus banyak memberikan informasi kepada rakyat kita, jangan sampai ruang digital diisi oleh disinformasi, fitnah, dan kebencian," ujarnya.

Ia mengingatkan dampak disinformasi sangat berbahaya bagi generasi muda. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan menyaring informasi secara kritis.

Djamari mengajak pemerintah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat memenuhi ruang digital dengan informasi yang benar. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat literasi informasi masyarakat.

Selain membahas ruang digital, Djamari mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau yang melampaui tujuh persen. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan iklim investasi yang semakin kondusif.

"Ini adalah suatu penciptaan kondisi yang memungkinkan dan memberikan kenyamanan sehingga para investor mau datang. Saya memuji dan menghargai itu," katanya.

Ia menegaskan pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Salah satunya melalui peningkatan kesejahteraan dan penurunan angka kemiskinan.

"Pertumbuhan ekonomi tersebut harus juga dirasakan oleh rakyat kita. Karena (pertumbuhan ekonomi) setinggi apa pun tetap tujuannya adalah untuk menyejahterakan rakyat dan menurunkan angka kemiskinan," ujarnya.

Djamari mengajak seluruh unsur daerah menjaga kekompakan. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci mempertahankan iklim investasi yang positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....