Rencana Pemerintah Rombak Pelaksanaan Kopdes Merah Putih Disambut Baik
- 05 Jul 2026 10:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret, Prof. Bhimo Rizky Samudro menyambut baik rencana pemerintah merombak desain pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal itu disampaikan Bhimo menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengisyaratkan Presiden Prabowo Subianto bakal merombak pelaksanaan program Kopdes Merah Putih.
Menurutnya, ada beberapa hal harus dilakukan perbaikan dari pelaksanaan program Kopdes Merah Putih. “Diantaranya tidak semua model usaha Kopdes Merah Putih bisa disamakan, karena setiap daerah memiliki kearifan lokal dan potensi berbeda,” katanya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Sabtu, 5 Juli 2026.
Bhimo menyarankan, pemerintah sebaiknya sesuaikan jenis usaha dengan potensi lokal. Misalkan, kata dia, jika kuat di pertanian, maka potensi itu harus menjadi prioritas agar masyarakat bisa lebih sejahtera.
“Misalkan sejauhmana koperasi dapat menyediakan kebutuhan petani dengan harga lebih terjangkau, seperti pupuk. Koperasi juga dapat menyerap hasil pertanian lokal dengan harga yang sesuai patokan pemerintah,” ujarnya.
Artinya, kata dia, fokus bisnisnya bukan pada penyedian barang-barang seperti mini market, atau hanya fokus pada simpan pinjam. Karena itu, ujarnya, perlu pengelolaan yang professional dari para pengelolanya.
“Saya berharap para calon manajer Kopdes Merah Putih yang sekarang sedang dilatih lebih diperkuat kemampuan manajerial mereka. Saya juga menyoroti soal informasi pendirian koperasi yang lokasinya jauh dari jangkauan masyarakat yang harus menjadi salah satu dalam program pembenahan program tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya, Purbaya mengungkapkan, pemerintah mengalokasikan Rp40 triliun dari total Rp60 triliun dana desa per tahun dipakai untuk mencicil biaya pembangunan Kopdes Merah Putih. Dana Rp40 triliun per tahun dipakai untuk mencicil pembangunan Kopdes Merah Putih selama enam tahun ke depan.
Namun, kata Purbaya, kini dalam perjalanannya, ada beberapa pihak yang membuat sesuatu tanpa sepengetahuan Prabowo di luar desain awal anggaran tersebut. Sebab, ada rencana dari pemerintah untuk merombak desain pelaksanaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....