Bareskrim Pastikan Usut Gugurnya Dua Anggota Polri di Katingan
- 04 Jul 2026 20:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bareskrim Polri memastikan akan mengusut tuntas kasus gugurnya Brigadir Polisi Dua (Bripda) Nopandri Ramadhana.
- Almarhum meninggal saat menjalankan tugas dalam operasi penangkapan terduga bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
- Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memastikan akan mengusut tuntas kasus gugurnya Brigadir Polisi Dua (Bripda) Nopandri Ramadhana. Almarhum meninggal saat menjalankan tugas dalam operasi penangkapan terduga bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Serta seluruh jajaran Polri atas gugurnya anggota muda tersebut.
"Almarhum gugur saat menjalankan tugas. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ujar Eko dalam keterangan di Jakarta, Sabtu 4 Juli 2026. Eko menegaskan, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius Bareskrim Polri.
Tim gabungan masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Menurutnya, Bareskrim telah berkoordinasi dengan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan untuk mengungkap kasus hingga tuntas.
Ia memastikan aparat tidak akan berhenti sebelum seluruh pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para pelaku diminta segera melaporkannya kepada kepolisian.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mendukung proses penegakan hukum dengan memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti," katanya.
Sementara itu, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan tim gabungan telah menemukan jenazah yang diduga Bripda Nopandri di Sungai Katingan. Tapatnya, di sekitar empat kilometer dari lokasi penggerebekan di Desa Tumbang Kalemei.
Jenazah ditemukan tersangkut di ranting bambu dan kayu di aliran sungai, kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi. "Jenazah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, nanti akan kami informasikan perkembangan selanjutnya," ujar Dodik.
Sebelumnya, operasi penggerebekan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei berujung ricuh setelah petugas diduga mendapat perlawanan dari sejumlah anggota keluarga terduga pelaku yang menggunakan senjata tajam jenis parang.
Dalam insiden tersebut, personel Satresnarkoba Polres Katingan Aiptu Yudhi gugur akibat serangan senjata tajam. Seorang anggota keluarga terduga pelaku juga dilaporkan meninggal dunia, sementara Bripda Nopandri sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....