Penyajian Sejarah Kian Interaktif, Kemenbud Revitalisasi Museum Pancasila Sakti

  • 04 Jul 2026 20:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Kebudayaan merevitalisasi Monumen Pancasila Sakti untuk memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi sejarah tanpa mengurangi nilai autentik koleksi.
  • Revitalisasi mencakup pembaruan fasilitas dan konservasi koleksi, termasuk ruang relik, tata pamer, pencahayaan, serta perawatan patung dan artefak bersejarah.
  • Pemerintah berharap museum menjadi ruang pembelajaran sejarah yang lebih menarik, sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila dan karakter kebangsaan masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) merevitalisasi kawasan Monumen Pancasila Sakti untuk memperkuat fungsi museum sebagai ruang edukasi sejarah. Revitalisasi tidak hanya menyasar pembaruan fasilitas, tetapi juga penyajian materi sejarah agar lebih mudah dipahami oleh generasi muda.

Demikian disampaikan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau langsung proses revitalisasi Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur. Dalam kunjungannya, ia melihat Museum Pengkhianatan PKI, ruang relik yang menyimpan pakaian–perlengkapan asli Pahlawan Revolusi yang sedang diperbarui.

Menurutnya, revitalisasi dilakukan tanpa mengurangi keaslian koleksi maupun karakter historis kawasan. "Museum ini sedang kita revitalisasi sehingga para pengunjung bisa lebih mudah dan nyaman melihat koleksi yang ada di dalamnya," katanya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Sabtu, 4 Juli 2026.

Ia menjelaskan museum tidak hanya berfungsi menyimpan benda bersejarah. Tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang mampu menghubungkan masyarakat dengan perjalanan bangsa.

Kawasan Monumen Pancasila Sakti menyimpan berbagai koleksi penting. Yakni dari diorama yang menggambarkan dinamika sejarah Indonesia pascakemerdekaan, termasuk peristiwa 1948 dan 1965.

Adapun ruang relik Pahlawan Revolusi, foto dokumentasi, kendaraan bersejarah hingga bangunan yang berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September 1965. Diantaranya seperti Rumah Penyiksaan, Pos Komando, Dapur Umum, dan Sumur Tua Lubang Buaya.

Menurutnya, pelestarian kawasan sejarah merupakan bagian dari upaya menjaga memori kolektif bangsa. Sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila.

"Pancasila adalah pegangan sekaligus kekuatan yang mempersatukan bangsa Indonesia. Melalui museum ini kita diingatkan agar pengkhianatan terhadap Pancasila tidak pernah terulang kembali," ucapnya.

Revitalisasi yang dilakukan Kementerian Kebudayaan mencakup pembenahan sejumlah bangunan dan fasilitas. Hal ini bertujuan agar museum dapat memberikan rasa nyaman, dan adaptif terhadap kebutuhan pengunjung, tanpa menghilangkan nilai autentiknya.

Pemerintah berharap pembaruan itu membuat museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan artefak sejarah. Tetapi juga ruang edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran sejarah sekaligus memperkuat karakter kebangsaan.

Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin, mengatakan pihaknya telah membantu revitalisasi ruang relik di Museum Pancasila Sakti. Revitalisasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas penyajian koleksi sekaligus menjaga kondisi benda-benda bersejarah agar tetap terpelihara dengan baik.

Menurutnya, proses revitalisasi mencakup pembaruan berbagai elemen ruang pamer agar lebih representatif bagi pengunjung. Pekerjaan tersebut meliputi penggantian lantai, pencahayaan, tata pamer, hingga konservasi sejumlah koleksi yang telah lama dipamerkan.

"Kami membantu revitalisasi ruang relik dengan mengganti lantai, lampu, tata pamer, serta merawat berbagai koleksi bersejarah di dalamnya. Seluruh pekerjaan dilakukan agar ruang pamer menjadi lebih layak sekaligus mendukung pelestarian koleksi yang memiliki nilai sejarah penting," ujarnya.

Selain pembaruan ruang, tim juga melakukan perawatan terhadap patung para jenderal yang telah lama berada di museum tersebut. Seluruh patung dibersihkan, dipoles kembali, serta diperbaiki apabila ditemukan bagian yang mengalami kerusakan.

Ia menjelaskan konservasi juga dilakukan terhadap atribut dan koleksi tekstil yang memerlukan penanganan khusus. Proses tersebut dikerjakan secara bertahap sesuai kaidah konservasi agar keaslian setiap koleksi tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....