Festival Munara Wampasi, Memberdayakan Ekonomi Lokal

  • 04 Jul 2026 13:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onny Dangeubun, menyebut Festival Biak Munara Wampasi sebagai wadah strategis untuk memberdayakan pelaku UMKM dan memberikan dampak langsung pada perputaran roda perekonomian masyarakat. Menurutnya, festival tersebut membuka peluan bagi masyarakat untuk memasarkan produk UMKM, kuliner, dan kerajinan, dan lainnya.

“Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar perputaran uang di Biak. Wisatawan akan membelanjakan uangnya untuk transportasi, hotel, restoran, kuliner, hingga membeli oleh-oleh,” katanya dalam perbincangan dengan RRI Pro 3, Sabtu (4/7/2026).

Onny menyebut, dari target kedatangan wisatawan pada festival kali ini, lima puluh persennya terealisasikan. Dia berharap, kekayaan budaya dan kekayaan pesona alam Biak makin dikenal masyarakat Indonesia dan mancanegara.

Onny mengatakan, Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) merupakan festival budaya tahunan Kabupaten Biak Numfor yang berakar pada tradisi syukur masyarakat Biak atas limpahan hasil laut dan hasil bumi saat air laut surut. Dalam bahasa Biak, Munara Wampasi dimaknai sebagai pesta atau perayaan pasang surut air laut yang menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, dan penghormatan kepada alam.

“Festival ini memadukan budaya, wisata bahari, seni pertunjukan, olahraga, kuliner, hingga pameran ekonomi kreatif,” lanjutnya. Secara tradisional festival berlangsung setiap awal Juli. Pada tahun 2026, rangkaian kegiatan berlangsung pada 1–7 Juli, sementara agenda inti budaya dipusatkan pada 1–4 Juli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....