Pramono Anung Meneteskan Air Mata Melihat Siswa Sekolah Rakyat
- 04 Jul 2026 06:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah DKI Jakarta siap menyiapkan lahan tambahan untuk pengembangan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) yang dapat menampung seribu siswa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
- Gubernur Pramono Anung berkomitmen mencari lokasi strategis untuk ekspansi SRMA dan menekankan bahwa program ini memberikan kesempatan pendidikan berkualitas bagi anak dari keluarga kurang mampu.
- Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengumumkan bahwa 10 titik sekolah rintisan telah disiapkan di Jakarta dengan delapan di antaranya sedang dalam tahap renovasi, termasuk lokasi di Pejompongan, Marunda, dan Curug.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meneteskan air mata saat melihat siswa siswi Sekolah Rakyat di Jakarta Selatan. Pramono Anung teringat masa kecilnya yang mengalami kesulitan biaya sekolah.
"Kalau melihat hari ini, saya terus terang, Pak Menteri, dari tadi sebenarnya meneteskan air mata. Saya mengalami yang kurang lebih sebenarnya sama dengan saudara-saudara sekalian," ucapnya.
Pak Menteri yang dimaksud adalah Menteri Sosial Syaifullah Yusuf yang meresmikan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan. Menteri Sosial dan Gubernur DKI Jakarta sedang menghadiri "Open House" SRMA 10 Jumat, 3 Juli 2026.
Pramono mengatakan dirinya terharu melihat perkembangan para siswa Sekolah Rakyat. Ia menilai program tersebut memberikan kesempatan bagi anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
Pramono menceritakan pengalaman masa kecilnya di Kediri , Jawa Timur yang berasal dari keluarga sederhana. Ia menyebut bantuan pendidikan dari pemerintah menjadi salah satu faktor dirinya dapat melanjutkan sekolah.
"Kalau bukan karena bantuan pemerintah melalui beasiswa, saya gak bakal bisa sekolah. Saya dari tadi mendengarkan apa yang disampaikan Pak Mensos, dan menikmati apa yang disampaikan oleh anak-anak," ucapnya.
Menurut Pramono, penampilan siswa Sekolah Rakyat menunjukkan perubahan positif dalam membangun karakter dan kepercayaan diri. Ia berharap program tersebut menjadi investasi jangka panjang bagi generasi muda.
"Apa yang ditampilkan anak-anak kita tadi luar biasa itu menjadi inspirasi. Menjadi inspirasi ke depan agar mereka semua betul-betul menjadi anak-anak yang tangguh," katanya.
Lahan Tambahan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan lahan tambahan untuk Sekolah Rakyat. Langkah ini dilakukan untuk mendukung peningkatan kapasitas sekolah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan mencari lokasi sebagai pengembangan Sekolah Rakyat. Gubernur mengatakan itu saat "Open House" Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Jumat 3 Juli 2026.
"Jadi kami akan secara mendalam menyiapkan lokasi. Itu untuk digunakan untuk Sekolah Rakyat dengan seribu siswa," kata Pramono.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Presiden Prabowo memberikan arahan agar kapasitas Sekolah Rakyat terus ditingkatkan. Khusus Jakarta, pemerintah menyiapkan tambahan sekolah rintisan yang mampu menampung sekitar seribu siswa.
"Saya tentu juga menyambut baik karena pak Gubernur ingin menyambut harapan Presiden agar khusus DKI Jakarta ada tambahan sekolah rintisan yang bisa menampung tidak kurang dari seribu siswa Sekolah Rakyat di Jakarta," ucap Gus Ipul.
Gus Ipul menjelaskan, saat ini terdapat 10 titik sekolah rintisan yang disiapkan di Jakarta. Delapan di antaranya sudah masuk tahap renovasi, termasuk gedung di Pejompongan, Marunda, dan Curug.
Ia mengatakan penambahan kapasitas tidak hanya dilakukan di Jakarta, tetapi juga berbagai daerah lain. Namun percepatan di Jakarta diperlukan karena saat ini baru memiliki satu Sekolah Rakyat permanen.
Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah berharap program ini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....