Menko Polkam Kecam Keras Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo

  • 04 Jul 2026 00:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengutuk keras pembakaran pesawat AMA PK-RCY dan tindakan kekerasan terhadap pilot Nicholas F. Goselin.
  • Menko Polkam menyatakan pemerintah tidak akan mentoleransi aksi kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat maupun fasilitas transportasi udara yang menjadi penunjang pelayanan publik di Papua.
  • Djamari menegaskan pemerintah akan terus mendorong penyelidikan secara menyeluruh serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, mengutuk keras pembakaran pesawat AMA PK-RCY dan tindakan kekerasan terhadap pilot Nicholas F. Goselin. Aksi tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Menko Polkam menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi aksi kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat. Serta, tindakan perusakan fasilitas transportasi udara yang menjadi penunjang pelayanan publik di Papua.

"Pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan dan tindakan keji terhadap masyarakat maupun sarana transportasi udara yang menjadi urat nadi pelayanan bagi kehidupan masyarakat di Papua," kata Djamari dalam keterangan resminya, Jumat , 3 Juli 2026.

Ia mengatakan, sejak menerima informasi awal terkait insiden tersebut, Kemenko Polkam terus memantau perkembangan situasi dan melakukan koordinasi dengan TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait. Khususnya, dalam penanganan kasus pembakaran pesawat AMA PK-RCY Nomor Seri 923 di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo.

Kemenko Polkam juga menyampaikan apresiasi kepada personel TNI, Polri, dan seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah pilot Nicholas F. Goselin. Evakuasi berhasil dilakukan pada Jumat (3/7) sekitar pukul 09.00 WIT.

Saat ini, jenazah telah berada di Rumah Sakit TNI Timika. Selanjutnya, Komando Operasi TNI Habema akan menyerahkan jenazah kepada PT AMA untuk diterbangkan ke Jakarta.

Djamari menegaskan pemerintah akan terus mendorong penyelidikan secara menyeluruh, serta penegakan hukum yang tegas terhadap para pelaku.

"Kemenko Polkam akan terus mendorong proses penyelidikan dan langkah penegakan hukum yang tegas oleh aparat TNI-Polri terhadap pelaku. Sekaligus, mendorong upaya pengamanan penerbangan perintis guna menjamin keselamatan masyarakat dan kelangsungan pelayanan publik," ujarnya menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....