69.874 Turis Asing Masuk Jabar Pakai Kereta Whoosh

  • 01 Jul 2026 21:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kereta Cepat Whoosh menjadi magnet baru bagi kedatangan wisatawan mancanegara ke Jawa Barat sepanjang lima bulan pertama 2026.
  • BPS Jawa Barat mencatat sebanyak 69.874 warga negara asing (WNA) masuk ke provinsi tersebut melalui layanan kereta cepat selama periode Januari–Mei 2026.
  • BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara langsung melalui Bandara Internasional Kertajati.

RRI.CO.ID, Bandung - Kereta Cepat Whoosh menjadi magnet baru bagi kedatangan wisatawan mancanegara ke Jawa Barat sepanjang lima bulan pertama 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat sebanyak 69.874 warga negara asing (WNA) masuk ke provinsi tersebut melalui layanan kereta cepat selama periode Januari–Mei 2026.

Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan pada Mei 2026 saja jumlah kedatangan WNA melalui Stasiun Whoosh mencapai 17.523 kunjungan. Atau meningkat 27,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm).

"Selama periode Januari–Mei 2026, tercatat akumulasi sebanyak 69.874 kedatangan WNA ke Jawa Barat melalui Stasiun Whoosh. Khusus pada Mei 2026, kedatangan WNA melonjak 27,32 persen menjadi 17.523 kunjungan, dengan Stasiun Padalarang menjadi pintu keluar paling dominan sebesar 86,62 persen," kata Ari di Bandung, Rabu 1 Juli 2026.

Selain melalui Whoosh, BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara langsung melalui Bandara Internasional Kertajati pada Mei 2026 mencapai 241 kunjungan atau tumbuh 11,06 persen secara bulanan. Wisatawan tersebut didominasi oleh warga negara Singapura sebesar 48,96 persen, disusul Malaysia sebesar 12,45 persen.

Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga terus meningkat. Pada Mei 2026, jumlah perjalanan wisnus di Jawa Barat mencapai 19,52 juta perjalanan.

Sehingga total akumulasi Januari–Mei 2026 mencapai 93,45 juta perjalanan atau naik 5,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurut Ari, Kabupaten Bogor masih menjadi destinasi favorit dengan pangsa 15,70 persen dari total perjalanan wisnus, diikuti Kota Bandung sebesar 10,88 persen.

Meningkatnya mobilitas wisatawan turut mendorong kinerja sektor perhotelan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang naik 1,95 poin menjadi 48,21 persen, dengan Kabupaten Purwakarta mencatat TPK tertinggi sebesar 66,83 persen.

Sementara itu, TPK hotel nonbintang meningkat 2,18 poin menjadi 26,19 persen. Pada sektor transportasi, jumlah pengguna Kereta Cepat Whoosh secara keseluruhan meningkat 5,23 persen, sedangkan penumpang kereta api konvensional bertambah 6,95 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, Bandara Kertajati mencatat lonjakan paling tinggi pada angkutan udara internasional yang melonjak 93,98 persen secara bulanan. Kenaikan tersebut dipicu oleh musim pemberangkatan jamaah haji asal Jawa Barat.

"Lonjakan drastis pada rute penerbangan luar negeri ini disebabkan oleh momentum pemberangkatan jamaah haji asal Jawa Barat melalui Bandara Kertajati. Dan ini berimbas juga ke sektor kargo udara internasional yang ikut terkerek melesat naik sebesar 107,90 persen (mtm)," ujar Ari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....