BKKBN Perkuat Akses Layanan KB Serentak hingga Papua

  • 01 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperkuat akses layanan kesehatan dasar
  • Melalui pelaksanaan pelayanan keluarga berencana (KB) serentak di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Papua
  • Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengatakan pelayanan KB serentak merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan reproduksi

RRI.CO.ID, Jakarta - Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN terus memperkuat akses layanan kesehatan dasar. Melalui pelaksanaan pelayanan keluarga berencana (KB) serentak di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Papua.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengatakan pelayanan KB serentak merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan kesehatan reproduksi. Sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat dan berkualitas.

"Ketika kita berbicara tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia, maka pembangunan keluarga menjadi bagian penting yang harus kita lakukan bersama. Oleh karena itu, berbagai program yang dijalankan membutuhkan kolaborasi banyak pihak," kata Isyana, Rabu, 1 Juli 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau pelayanan KB di Klinik Informasi dan Advokasi Sosial (KIAS) Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Papua. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 yang puncaknya telah digelar di Yogyakarta pada 29 Juni 2026.

Selain itu, pelayanan di Papua juga menjadi bagian dari program pelayanan KB serentak nasional yang berlangsung pada 8 Juni hingga 8 Juli 2026. Menurut Isyana, program tersebut merupakan langkah pemerintah untuk memastikan layanan keluarga berencana dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas di berbagai wilayah Indonesia.

"Pembangunan keluarga memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan yang dibutuhkan. Terutama layanan yang berkaitan dengan kesehatan keluarga dan kesehatan reproduksi," ujarnya.

Pada kegiatan di KIAS Kantor Perwakilan BKKBN Papua, sebanyak 14 akseptor menerima layanan kontrasepsi, terdiri atas 13 akseptor metode kontrasepsi implan dan satu akseptor kontrasepsi suntik. Pelayanan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan keluarga berencana secara merata di seluruh Indonesia.

Melalui berbagai program prioritas, Kemendukbangga/BKKBN terus meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat. Sekaligus memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi pembangunan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....