Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kreatif Indonesia Tembus 6,89 Persen
- 30 Jun 2026 06:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen pada tahun yang sama.
- PDB ekonomi kreatif di 2025 mencapai sekitar Rp1.797,87 triliun.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor ekonomi kreatif meraih pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 6,89 persen pada tahun 2025. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,11 persen pada tahun yang sama.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan nilai PDB ekonomi kreatif di 2025 mencapai sekitar Rp1.797,87 triliun. Angka tersebut menunjukan bahwa ekonomi kreatif terus menjadi salah satu motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Menurutnya, BPS juga mencatat subsektor dengan pertumbuhan tertinggi pada 2025 adalah Aplikasi dan Game Developer sebesar 18,22%. Kemudian disusul Film, Animasi, dan Video sebesar 17,59%, serta Fotografi sebesar 10,15%.
Selain memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, sektor ekonomi kreatif juga menjadi penyerap tenaga kerja yang signifikan. Tercatat sekitar 27,4 juta orang atau 18,7% dari total penduduk bekerja berada di sektor ini dan 58,4 persennya merupakan perempuan.
"Ekonomi kreatif kami nilai sebagai new engine for economic growth. Kontribusinya tidak hanya terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga terhadap penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan perempuan," katanya, melalui keteranganya, Senin, 29 Juni 2026.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan, capaian sektor ekonomi kreatif menunjukkan tren positif pada 2025. Dan kedepannya sektor ekonomi kreatif diharapkan bisa menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional atau The new engine of growth.
"Jadi, niatnya adalah niat untuk kebersamaan kita dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. The new engine of growth (mesin baru pertumbuhan ekonomi)," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....