DPR Minta Pemerintah Pastikan Paket Stimulus Ekonomi Semester II Tepat Sasaran

  • 29 Jun 2026 22:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah diminta memastikan pelaksanaan paket stimulus ekonomi Semester II Tahun 2026 senilai Rp26,34 triliun berjalan efektif, tepat sasaran, dan transparan.
  • Paket stimulan ekonomi diharapkan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta-Pemerintah diminta memastikan pelaksanaan paket stimulus ekonomi Semester II Tahun 2026 senilai Rp26,34 triliun berjalan efektif, tepat sasaran, dan transparan. Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, mengatakan DPR mengapresiasi program kebijakan tersebut. Hanya saja ia menekankan bahwa keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada implementasi di lapangan.

"Mulai dari akurasi data penerima manfaat agar tepat sasaran, sampai pelaksanaan penyaluran bantuan atau pelaksanaan insentif agar sesuai timeline. Ini menjadi tanggung jawab kementerian/lembaga pelaksana masing-masing program," katanya, melalui keteranganya, Senin, 29 Juni 2026.

Cucun meminta seluruh kementerian dan lembaga pelaksana menggunakan basis data tunggal yang mutakhir. Khususnya dalam penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat agar tidak terjadi tumpang tindih dengan program perlindungan sosial lainnya.

Ia juga mendorong Pemerintah membuka laporan realisasi penyaluran stimulus secara berkala. Sehingga masyarakat dapat mengawasi penggunaan anggaran negara.

Cucun meyakini apabila seluruh program dijalankan secara akuntabel dan tepat sasaran, paket stimulus tersebut akan mampu menjaga daya beli masyarakat. Kemudian meningkatkan aktivitas ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

"Stimulus itu menjadi contoh kebijakan jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terkena tekanan ekonomi global. Sekaligus membuka kesempatan lebih bagi penerima manfaat untuk memperoleh pekerjaan," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....