Civitas Akademika Apresiasi Semangat Presiden Prabowo dalam Pembangunan Riset

  • 29 Jun 2026 07:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI)
  • Sejumlah akademisi dan guru besar menilai, arahan yang disampaikan Presiden Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan KSTI mampu menumbuhkan optimisme peningkatan bangsa Indonesia
  • Akademisi dan Guru Besar perguruan tinggi menilai, arahan Presiden Prabowo menjadi inspirasi dan semangat bersama dalam pembangunan bangsa Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah akademisi perguruan tinggi, mengapresiasi arahan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dihadapan para rektor dan akademisi perguruan tinggi. Arahan itu disampakan Presiden dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI), Minggu, 28 Juni 2026.

Para akademisi menilai, arahan yang disampaikan Kepala Negara, mampu membangkitkan semangat optimisme di kalangan civitas akademika. Terlebih lagi, arahan ini untuk pembangunan Indonesia, sekaligus mendorong semangat para akademisi untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Salah satunya, disampaikan Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Indri Arrafi. Menurutnya, Presiden Prabowo memberikan arahan yang penuh optimisme, untuk secara bersama membangun masa depan bangsa Indonesia.

"Kalau kita mendengar semua yang disampaikan, pidato para menteri dan juga apa yang disampaikan oleh Pak Presiden. Kita melihat (Pidato Presiden), kepada optimisme untuk pembangunan negara Indonesia," kata Indri ketika ditemui usai mengikuti Sarasehan Kebangsaan KSTI, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.

Dalam arahan itu, Presiden Prabowo diungkapkan Indri, juga memberikan penjelasan terkait kondisi geopolitical saat ini. Meski situasi itu berdampak ke Indonesia, namun Presiden mengajak seluruh kalangan akademisi melihat kondisi tersebut dari sisi positif.

Pandangan tersebut diungkapkannya, juga diminta Presiden Prabowo untuk menyikapi berbagai persoalan di Indonesia seperti kemiskinan dan pengangguran. Presiden dikatakan Indri, mengajak seluruh kalangan akademika untuk tetap optimistis bahwa masalah-masalah tersebut dapat diatasi dengan berkolaborasi.

"Kalau dibilang arahan dari Pak Presiden, sebenarnya ini berguna bagi masyarakat Indonesia, juga semuanya. Bagi saya, penting untuk memikirkan apa sebenarnya action yang bisa kita lakukan terhadap negara ini," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Suhadi Lili. Menurutnya arahan yang disampaikan Presiden Prabowo dapat menjadi inspirasi dalam menyatukan visi kampus memajukan bangsa Indonesia.

"Saya kira Bapak Presiden sangat positif untuk menyatukan kami-kami. Saya kira arahan beliau bisa menjadi inspirasi bagi realignment (penyelarasan kembali) kami di kampus," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....