Perkuat Organisasi, Polri Rotasi Jabatan PJU Mabes, Kapolda, hingga Wakapoda
- 28 Jun 2026 16:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polri membentuk satu Polresta di Ibu Kota Nusantara serta empat Polres Tipe D.
- Sebanyak 45 personel Polwan mendapat promosi jabatan, termasuk 17 personel sebagai Kapolres IIIA2.
- Polri merotasi Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda, Wakapolda, dan 190 jabatan Kapolres.
RRI.CO.ID, Jakarta - Polri kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan sebagai bagian dari penyegaran organisasi, Jumat, 26 Juni 2026. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri yang diterbitkan pada Kamis, 25 Juni 2026. Rotasi meliputi Pejabat Utama Mabes Polri, Kapolda, Wakapolda, hingga jajaran Kapolres.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi merupakan dinamika yang wajar dalam organisasi Polri. Menurutnya, langkah tersebut menjaga kesinambungan kinerja sekaligus pembinaan karier personel.
"Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran sekaligus pembinaan karier personel. Melalui rotasi ini diharapkan para pejabat segera beradaptasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Minggu, 28 Juni 2026.
Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri. Berikut daftar pejabat yang mendapat promosi dan rotasi jabatan.
PJU Mabes Polri
Pada tingkat Mabes Polri, Brigjen Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H. mendapat promosi sebagai Kapuslitbang Polri. Penugasan tersebut diharapkan memperkuat fungsi penelitian dan pengembangan di lingkungan Polri.
Kapolda dan Wakapolda
Di tingkat kewilayahan, Kapolri menunjuk dua perwira tinggi memimpin kepolisian daerah. Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. dipercaya menjadi Kapolda Aceh.
Sementara itu, Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han. dipercaya menjadi Kapolda Papua Barat Daya. Keduanya diharapkan segera menyesuaikan diri dengan dinamika tugas di wilayah masing-masing.
Selain Kapolda, rotasi juga menyentuh jabatan Wakapolda di sejumlah daerah. Tiga perwira dipercaya memperkuat kepemimpinan pada tingkat kewilayahan.
Kombes Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si. dipercaya menjabat Wakapolda Banten. Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.Si. dipercaya menjadi Wakapolda Maluku.
Selanjutnya, Kombes Pol. Fernando Sanches Napitupulu, S.I.K. dipercaya menjadi Wakapolda Papua Barat Daya. Penugasan tersebut melengkapi susunan kepemimpinan baru di wilayah tersebut.
Penguatan Struktur Kewilayahan
Penguatan organisasi juga dilakukan melalui penataan struktur kewilayahan di berbagai daerah. Langkah tersebut menyesuaikan perkembangan wilayah serta kebutuhan pelayanan kepolisian.
Mutasi kali ini mencakup promosi 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, dan Kapolresta Metro. Polri juga membentuk satu Polresta di Ibu Kota Nusantara serta empat Polres Tipe D.
Selain itu, delapan Polres Tipe D meningkat status menjadi Polresta. Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Mutasi kali ini juga memberikan promosi kepada 45 personel Polwan. Sebanyak 17 personel dipercaya mengemban jabatan Kapolres IIIA2.
Johnny mengatakan pembentukan satuan kewilayahan baru mengikuti perkembangan wilayah dan tantangan tugas kepolisian. Menurutnya, langkah tersebut memperkuat kehadiran Polri dalam melayani masyarakat.
Ia menambahkan promosi Polwan menunjukkan komitmen Polri memberikan kesempatan karier yang setara. Seluruh promosi dilakukan berdasarkan kompetensi, profesionalisme, dan kebutuhan organisasi.
"Penguatan organisasi tidak hanya dilakukan melalui rotasi jabatan, tetapi juga penataan struktur kewilayahan dan pengembangan sumber daya manusia. Kami ingin memastikan setiap jabatan diisi personel terbaik agar Polri semakin Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....