Pemerintah Dorong Pembangunan Jaringan Kereta Logistik di Kalimantan
- 28 Jun 2026 14:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pembangunan tersebut direncanakan tanpa APBN melainkan dengan menggandeng investor melalui skema investasi non-APBN.
- Pembangunan jalur logistik kereta api bertujuan memperkuat konektivitas dan mendukung distribusi logistik di pulau ini.
RRI.CO.ID, Jakarta- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan tengah mendorong pembangunan jaringan kereta logistik di Kalimantan. Pembangunan tersebut direncanakan tanpa APBN melainkan dengan menggandeng investor melalui skema investasi non-APBN.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengatakan pemerintah berusaha membangun 2.772 kilometer jalur kereta api di Kalimantan. Pembangunan ini untuk memperkuat konektivitas dan mendukung distribusi logistik di pulau ini.
Ia juga menambahkan, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembangunan dipercepat. Namun demikian percepatan pembangunan tetap bergantung pada kesiapan investor.
"Presiden Prabowo mendorong kereta logistik dibangun di Kalimantan. Tapi kita harus tunggu bagaimana kesiapan investor, karena bangun kereta ini kan gak murah itu," katanya, melalui keterangannya, Minggu, 28 Juni 2026.
Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan pemerintah akan membentuk komite. Komite ini akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga untuk mengakomodasi masukan.
Menurutnya, komite ini akan berperan dalam menyempurnakan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (Ripnas). Dengan demikian dapat selaras dengan kebutuhan Kalimantan.
"Kalimantan belum memiliki jaringan kereta api, padahal pulau ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Termasuk sektor mineral, yang membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi memadai," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....