Presiden Prabowo Tekankan Persatuan dan Kerja Sama Elite Demi Kebangkitan Bangsa

  • 27 Jun 2026 07:07 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pentingnya Kerja Sama Elite: Prabowo menekankan bahwa kunci kebangkitan dan keberhasilan suatu bangsa terletak pada kemampuan para elitenya untuk bekerja sama.
  • Belajar dari Sejarah Dunia: Kegagalan kerja sama antar-elite terbukti menghambat potensi negara.
  • Prioritaskan Pembangunan di Atas Perbedaan: Di tengah perbedaan latar belakang dan dinamika demokrasi, seluruh elemen bangsa, termasuk akademisi, diajak mengesampingkan kegaduhan demi fokus mencapai kesejahteraan rakyat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya persatuan, kesatuan, dan kerja sama di kalangan elite bangsa. Menurutnya, hal tersebut menjadi kunci bagi Indonesia untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo saat membuka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia Tahun 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Sarasehan Kebangsaan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

Sarasehan itu diikuti sekitar 2.600 rektor, dekan, dan dosen dari perguruan tinggi negeri maupun swasta. Kegiatan tersebut mengusung tema "Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia" sebagai arah pembangunan nasional.

Di hadapan ribuan guru besar, ilmuwan, dan akademisi, Prabowo menegaskan pentingnya menghargai berbagai perbedaan yang ada. Menurutnya, setiap orang memiliki latar belakang suku, agama, profesi, pengalaman, keahlian, dan pandangan yang berbeda.

Namun, Presiden mengingatkan seluruh elemen bangsa untuk mencari titik persamaan di tengah berbagai perbedaan tersebut. Langkah itu diperlukan agar seluruh komponen bangsa dapat bekerja sama mencapai tujuan bersama sebagai negara.

Menurut Prabowo, kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan para elite untuk membangun kerja sama yang produktif. Ia menilai bangsa yang elitenya terus berselisih akan kesulitan mencapai potensi terbaik yang dimilikinya.

"Bangsa-bangsa yang elitenya bisa kerja sama, itu bangsa yang bangkit," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya. Menurutnya, bangsa yang elitenya tidak mampu bekerja sama akan sulit mencapai potensi yang dimilikinya.

Ia mengatakan pandangan tersebut berangkat dari pelajaran yang dipetiknya selama mempelajari sejarah berbagai bangsa di dunia. Menurutnya, sejarah menunjukkan perpecahan elite sering menjadi penyebab utama terhambatnya kemajuan suatu negara.

Presiden kemudian mencontohkan sejumlah konflik berkepanjangan yang terjadi di berbagai belahan dunia hingga saat ini. Konflik tersebut, antara lain, terjadi di Ukraina, Lebanon, dan sejumlah kawasan di Teluk Arab.

Menurutnya, salah satu penyebab konflik berkepanjangan adalah kegagalan para elite membangun komunikasi dan kerja sama. Kondisi tersebut akhirnya menghambat upaya mewujudkan stabilitas dan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

"Dari apa yang saya pelajari dari sejarah ribuan tahun, bangsa yang elitenya bisa bekerja sama akan berhasil," ujarnya. Ia menegaskan sejarah terus mengajarkan pentingnya persatuan dan kerja sama bagi kemajuan suatu bangsa.

Karena itu, Presiden Prabowo mengajak, seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kerja sama dalam membangun Indonesia yang maju. Menurutnya, hal tersebut sangat penting bagi Indonesia sebagai negara demokrasi yang menjunjung kedaulatan rakyat.

Presiden mengakui dalam sistem demokrasi akan selalu ada pihak yang puas maupun tidak puas terhadap hasil. Namun, menurutnya, ketidakpuasan tidak boleh menjadi alasan untuk menciptakan kegaduhan yang menghambat pembangunan nasional.

"Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tapi alternatifnya apa, apa kita mau gaduh," kata Prabowo. Menurutnya, kegaduhan setelah setiap pemilihan hanya akan menghambat upaya mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat.

Karena itu, Presiden Prabowo mengajak masyarakat, termasuk kalangan perguruan tinggi, untuk merenungkan kembali makna kehidupan bernegara. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa mengesampingkan perbedaan demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....