Sekolah Garuda Penting Bagi Generasi Emas Bangsa Indonesia

  • 27 Jun 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sekolah Garuda belum menjawab kebutuhan paling mendasar pendidikan nasional saat ini sepenuhnya.
  • Meskipun bukan kebutuhan mendasar, Sekolah Garuda tetap penting karena memenuhi amanat undang-undang bagi anak cerdas istimewa,
  • Sekolah Garuda mengisi kekosongan layanan pendidikan khusus bagi anak cerdas istimewa selama ini.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengamat Pendidikan, Doni Kusuma, berpandangan Sekolah Garuda belum menjawab kebutuhan paling mendasar pendidikan nasional saat ini sepenuhnya. Menurutnya, kebutuhan utama pendidikan nasional masih berkaitan akses belajar bagi jutaan anak Indonesia belum bersekolah.

“Meskipun bukan kebutuhan mendasar, Sekolah Garuda tetap penting. Hal ini karena memenuhi amanat undang-undang bagi anak cerdas istimewa,” kata Doni Kusuma kepada PRO3 RRI, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurutnya, Sekolah Garuda mengisi kekosongan layanan pendidikan khusus bagi anak cerdas istimewa selama ini. Ia mengatakan, keberadaan program tersebut dapat mendukung pengembangan potensi sumber daya unggul untuk kepentingan bangsa mendatang.

“Selama hampir dua puluh tahun, kita belum memiliki sekolah khusus yang melayani anak-anak cerdas istimewa. Sehingga tentu ini sangat penting,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan program harus didukung perencanaan jangka panjang yang jelas sejak awal pelaksanaannya. Ia meyakini pemerintah perlu menyiapkan peta pengembangan lulusan agar manfaat pendidikan luar negeri kembali.

“Jangan sampai hanya membiayai kuliah luar negeri tanpa arah pengabdian yang jelas. Utamanya bagi kemajuan Indonesia,” ucapnya.

Ia menggarisbawahi pentingnya persiapan akademik, psikologis, dan budaya bagi peserta sebelum menempuh pendidikan luar negeri. Menurutnya, konselor berperan membantu siswa menentukan pilihan tepat sekaligus menghadapi tantangan mental selama perkembangan.

Ia mengingatkan siswa daerah agar mempersiapkan kemampuan akademik, karakter, serta keterampilan komunikasi global. Ia mengajak peserta tetap mencintai Indonesia dan kembali membangun bangsa dengan integritas, ketulusan, serta dedikasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....