Akademisi Apresiasi Transformasi Polri di Bawah Kapolri Listyo Sigit
- 25 Jun 2026 07:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Akademisi Apresiasi Transformasi Polri di Bawah Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit
- transformasi yang dilakukan Kapolri telah menyentuh berbagai aspek.
RRI.CO.ID, Jakarta – Associate Professor Universitas Nasional, Prof. Firdaus Syam, mengapresiasi berbagai langkah transformasi Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit. Menurutnya, perubahan tersebut mencakup aspek kelembagaan, teknologi informasi, serta penguatan sarana dan prasarana kepolisian.
Firdaus menilai transformasi yang dilakukan Kapolri telah menyentuh berbagai aspek. Mulai dari kelembagaan hingga pemanfaatan teknologi dalam pelayanan dan penegakan hukum.
"Kita harus mengakui bahwa langkah perubahan atau transformasi yang dilakukan Pak Listyo Sigit Prabowo sudah banyak dilakukan. Baik pada level struktural, kelembagaan, program berbasis teknologi informasi, maupun sarana dan prasarana," ujar Firdaus Syam di Jakarta, Rabu 24 Juni 2026.
Meski demikian, Firdaus menilai masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian. Yakni penguatan transformasi budaya atau kultur di internal Polri.
Menurutnya, perubahan kultur menjadi faktor penting untuk memperkuat profesionalisme institusi. Sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara.
Ia menyebut terdapat dua langkah yang dapat ditempuh untuk mendorong transformasi kultur tersebut. Pertama melalui jalur pendidikan kepolisian dengan menanamkan nilai-nilai profesionalisme, independensi, dan pendekatan humanis kepada para taruna sejak dini.
Langkah kedua, memperkuat konsolidasi internal agar fungsi utama kepolisian sebagai pelindung. Serta, pengayom masyarakat, serta penegak hukum dapat dijalankan secara optimal.
"Jangan sampai polisi masuk ke wilayah lain. Nantinya, yang menimbulkan persepsi publik terhadap profesionalisme polisi," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Firdaus juga mengapresiasi buku yang ditulis Ali Ramadhan. Menurutnya, buku tersebut memberikan gambaran yang komprehensif mengenai konsep PRESISI.
"Buku ini sangat penting untuk lebih dekat konsep PRESISI yang melekat kuat pada kepemimpinan Bapak Listyo Sigit Prabowo. Isinya juga menguraikan secara rinci visi PRESISI, problematika institusi, serta prospek Bhayangkara masa depan," katanya.
Peluncuran buku tersebut diselenggarakan Forum Civil Society for Police Watch. Serga, dihadiri analis politik Boni Hargens yang menulis prolog buku tersebut, serta penulisnya, Ali Ramadhan.
Buku Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sang Arsitek PRESISI Polri terbagi dalam dua bagian utama. Bagian pertama mengangkat tema Fondasi dan Visi yang mengulas perjalanan karier serta konsep transformasi PRESISI.
Sementara bagian kedua bertema Disrupsi Demokrasi dan Korps Bhayangkara Masa Depan. Bagian itu membahas tantangan kepolisian dalam menghadapi perkembangan demokrasi dan perubahan sosial di era digital.
Ali Ramadhan menjelaskan buku tersebut tidak hanya mengulas perjalanan kepemimpinan Kapolri. Tetapi juga menawarkan kerangka analitis mengenai peran institusi kepolisian dalam menghadapi disrupsi demokrasi pada abad digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....