Mentan: 100 Ribu Petani dan Nelayan Sambut Presiden di Penas XVII

  • 25 Jun 2026 03:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mentan Amran menyebut sekitar 100 ribu petani, nelayan, dan masyarakat akan menghadiri puncak PENAS XVII
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir pada puncak PENAS XVII di Gorontalo
  • Sekitar 55 ribu peserta diperkirakan berada di area utama kegiatan di GOR David-Tony Kabupaten Gorontalo
  • Antusiasme peserta dinilai mencerminkan optimisme terhadap sektor pertanian nasional
  • Amran menilai kemudahan pupuk, harga gabah, irigasi, OPLAH, CSR, dan modernisasi alsintan menjadi fondasi swasembada pangan

RRI.CO.ID, Gorontalo: Sekitar 100 ribu petani, nelayan, dan masyarakat diperkirakan menghadiri puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII . Mereka akan menyambut kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut, Rabu 24 Juni 2026.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan 55 ribu peserta akan berada di Gelanggang Olahraga David-Tony, Gorontalo. Sejak pagi, peserta dari berbagai daerah telah memadati lokasi acara.

"Kehadiran puluhan ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia menunjukkan besarnya harapan rakyat terhadap pembangunan pertanian Indonesia. Mereka ingin bertemu langsung dengan Presiden, menyampaikan aspirasi, sekaligus mengucapkan terima kasih atas berbagai kebijakan yang berpihak kepada petani," kata Amran.

Ia menilai antusiasme peserta mencerminkan optimisme terhadap perkembangan sektor pertanian nasional. Berbagai kebijakan pemerintah dinilai memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.

Menurut Amran, kemudahan akses pupuk, kebijakan harga gabah, pembangunan irigasi, optimalisasi lahan, cetak sawah rakyat, hingga modernisasi alat dan mesin pertanian menjadi fondasi penting menuju swasembada pangan berkelanjutan.

"Kami melihat semangat yang luar biasa. Petani dan nelayan datang dari berbagai daerah dengan penuh semangat karena ingin menjadi bagian dari sejarah besar sektor pertanian Indonesia," ucapnya.

Petani asal Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Yogi mengaku rela menempuh perjalanan panjang untuk mengikuti Penas XVII. Ia berharap dapat bertemu langsung dan menyampaikan aspirasi kepada Presiden.

"Kami dari Aceh sangat senang bisa hadir di Penas. Saya ingin menyampaikan langsung bahwa petani sekarang semakin terbantu dengan berbagai program pemerintah," katanya.

Hal senada disampaikan petani asal Kabupaten Serang, Banten, Anani Syarif. Menurutnya, kehadiran Presiden di tengah petani menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan produksi pangan.

"Ini pengalaman yang sangat membanggakan. Kami merasa petani sekarang lebih diperhatikan," ucapnya.

Penas XVII sebelumnya dibuka Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi, pertukaran pengetahuan, serta penguatan jejaring petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.

Puncak Penas XVII di Gorontalo menjadi salah satu pertemuan terbesar petani dan nelayan di Indonesia. Momentum tersebut diharapkan memperkuat sinergi pemerintah dan pelaku utama sektor pangan dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....