Presiden Prabowo Bertolak ke Gorontalo untuk Jumpa Petani dan Nelayan
- 24 Jun 2026 08:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto akan meghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu 24 Juni 22026.
RRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Gorontalo menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII, Rabu 24 Juni 2026. Presiden beserta rombongan lepas landas menggunakan pesawat kepresidenan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 06.00 WIB.
Presiden yang mengenakan kemeja safari cokelat dan topi biru menyalami pilot dan petugas lainnya sebelum menaiki tangga pesawat. Kepala Negara dijadwalkan langsung menuju Sport Center Limboto yang merupakan lokasi penyelenggaraan puncak PENAS Petani dan Nelayan tersebut.
Biro Pers Sekretariat Presiden menyatakan kegiatan tersebut terdiri dari berbagai agenda, mulai dari pertukaran inovasi dan teknologi pertanian. Presiden dijadwalkan berdialog dengan pemangku kebijakan dan jejaring kemitraan usaha yang mendukung peningkatan produktivitas serta kemandirian pangan nasional.
Turut mendampingi Presiden pada kunjungan tersebut di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. Selain itu ada Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, dan Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya.
Sehari sebelumnya, Presiden berkunjung ke Sampang dan Bangkalan di Pulau Madura, Jawa Timur. Agenda pertama Kepala Negara adalah meresmikan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di seluruh Indonesia.
Presiden menyambut baik peresmian jalan daerah sepanjang ribuan kilometer yang tersebar di 37 provinsi. Menurut Kepala Negara, keberadaan jalan sangat penting untuk menggerakan perekonomian dan mobilitas masyarakat.
“Kehadiran jalan daerah ini memiliki arti yang sangat penting, jalan daerah adalah urat nadi perekonomian rakyat,” ujarnya. “Melalui jalan-jalan inilah hasil panen petani, kebun, perikanan, dan berbagai produk masyarakat dapat bergerak dari desa menuju pasar.”
Presiden juga menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026. Acara berlangsung di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Pada kesempatan tersebut, Presiden mengapresiasi NU sebagai organisasi keagamaan yang memiliki sikap nasionalisme tinggi. Menurut Kepala Negara, NU memiliki ciri khas sebagai ormas keagamaan yang patriotik dan cinta Tanah Air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....