Wapres Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan, Perkuat Potensi Perkebunan Papua
- 21 Jun 2026 05:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wapres Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan, Perkuat Potensi Perkebunan Papua
- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menanam bibit kakao unggulan di lahan perkebunan PT Ebier Suth Cokran,Manokwari Selatan, Papua Barat
RRI.CO.ID, Manokwari Selatan - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menanam bibit kakao unggulan. Penanaman tersebut dilakukan di lahan perkebunan PT Ebier Suth Cokran, Manokwari Selatan, Papua Barat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat rehabilitasi perkebunan kakao. Sekaligus, memperkuat Papua Barat sebagai sentra kakao nasional.
Bibit yang ditanam merupakan kakao klon Trinitario varietas unggulan CKR-40, CKR-13, CKR-14, dan CKR-12. Kegiatan ini menjadi simbol percepatan program rehabilitasi kebun kakao Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Manokwari Selatan.
Melalui program tersebut, sebanyak 2.000 hektare lahan akan dikelola untuk pengembangan kakao. Dimana alokasi 1.800 hektare oleh petani kakao Manokwari Selatan dan 200 hektare oleh Koperasi Ebier Suth Cokran.
Lahan tersebut akan dikembangkan menjadi kebun kakao berbasis agroforestri yang berkelanjutan. Dengan komposisi 1.200 hektare lahan kakao dan 800 hektare kawasan konservasi.
“Wakil Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama kakao dunia, namun hal tersebut harus dibangun melalui peningkatan produktivitas, kualitas, hilirisasi, serta pengelolaan kebun yang ramah lingkungan,” kata Direktur Manajemen Pemasaran dan Komunikasi PT Ebier Suth Cokran, Febri Sumbung, Sabtu, 20 Juni 2026
Menurutnya, Wapres menekankan pentingnya pengembangan industri kakao yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi. Tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat adat.
“Beliau juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya rehabilitasi kebun melalui penerapan sistem agroforestri dinamik, penanaman pohon naungan. Serta penguatan kapasitas petani agar industri kakao Indonesia mampu bersaing di pasar global yang semakin menuntut aspek keberlanjutan," ujarnya.
Saat ini, sekitar 88-90 persen tenaga kerja PT Ebier Suth Cokran berasal dari masyarakat adat Papua. Mereka terlibat dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari pembibitan, budidaya, panen, hingga pengolahan pascapanen dan pengendalian mutu.
Penanaman bibit kakao dilakukan Wapres secara serentak bersama sejumlah pejabat terkait. Diantaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, dan Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....