Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Open House Juli

  • 19 Jun 2026 11:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dua Sekolah Rakyat permanen di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan ditargetkan menggelar open house pada Juli 2026
  • Sekolah Rakyat di Purworejo, Kota Pasuruan, mencatat progres pembangunan 80,921 persen per 17 Juni 2026
  • Sekolah Rakyat di Purworejo, Kota Pasuruan, mencatat progres pembangunan 80,921 persen per 17 Juni 2026
  • Fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, kantin, perpustakaan, masjid, dan sarana pendukung lainnya telah memasuki tahap penyelesaian
  • PT Nindya Karya mengerahkan lebih dari 1.400 pekerja untuk mempercepat penyelesaian proyek

RRI.CO.ID, Pasuruan - Dua Sekolah Rakyat permanen di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ditargetkan siap menggelar open house pada Juli 2026. Kedua sekolah tersebut juga dijadwalkan mulai beroperasi bersamaan dengan tahun ajaran baru.

Proses pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Purworejo, Kota Pasuruan, dan Desa Lajuk, Kabupaten Pasuruan, saat ini telah memasuki tahap akhir. Sejumlah fasilitas utama seperti ruang kelas, asrama, kantin, perpustakaan, masjid, dan sarana pendukung lainnya telah berdiri dan memasuki tahap penyelesaian.

Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Deska, mengatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Purworejo telah mencapai 80,921 persen per 17 Juni 2026. Dengan waktu yang tersisa, pihaknya optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai target.

"Secara realistis Juli kita kejar. Kami optimistis pembangunan dapat selesai dan siap digunakan sesuai jadwal," kata Deska di Pasuruan, Kamis 18 Juni 2026.

Untuk mempercepat penyelesaian proyek, sebanyak 1.408 pekerja diterjunkan di lokasi pembangunan. Para pekerja menjalankan pekerjaan dengan sistem kerja hingga 16 jam per hari.

Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Pasuruan yang berlokasi di Desa Lajuk juga menunjukkan perkembangan serupa. Progres pembangunan sekolah tersebut telah mencapai 82,28 persen.

Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Mahendra, mengatakan seluruh fasilitas utama telah memasuki tahap penyelesaian. Dengan sumber daya yang tersedia, pembangunan diyakini dapat rampung pada Juli mendatang.

"Progress pembangunan sudah mencapai 82,28 persen per hari ini. Kami optimistis target penyelesaian pada Juli dapat tercapai," ucapnya.

Kepala SRMP 28 Kota Pasuruan Yuli Prihatini mengatakan pihak sekolah telah menyusun rencana perpindahan guru, tenaga kependidikan, dan siswa ke lokasi permanen. Sekolah tersebut nantinya akan menampung sekitar 320 siswa yang terdiri atas siswa existing dan peserta didik baru.

Menurutnya, kondisi fisik bangunan telah siap mendukung kegiatan belajar mengajar. Fasilitas pendidikan dan asrama juga dinilai memadai untuk menunjang aktivitas para siswa.

Open house Sekolah Rakyat dijadwalkan berlangsung menjelang masa pengenalan lingkungan sekolah pada Juli mendatang. Kegiatan tersebut akan melibatkan calon siswa, orang tua, dan masyarakat untuk melihat langsung fasilitas Sekolah Rakyat permanen.

Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH mengatakan proses pembangunan kini memasuki fase akhir yang krusial. Pemerintah akan mengawal proses transisi dari Sekolah Rakyat rintisan menuju Sekolah Rakyat permanen agar berjalan lancar.

"Tinggal kemudian mengawal fase krusial transisi operasional dari Sekolah Rakyat rintisan ke Sekolah Rakyat permanen. Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal," ucap Fajar.

Pemerintah menargetkan kedua Sekolah Rakyat permanen tersebut dapat mulai digunakan pada pertengahan Juli 2026. Kehadiran fasilitas baru ini diharapkan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di wilayah Pasuruan dan sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....