Mensos Pastikan Tim Sudah di Lokasi Bantu Penanganan Gempa di Sigi
- 19 Jun 2026 11:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mensos Saifullah Yusuf memastikan tim Kemensos telah berada di lokasi gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
- Kemensos bersama pemerintah daerah masih melakukan pendataan jumlah warga terdampak
- Pemerintah belum menerima data final terkait korban meninggal maupun korban luka akibat gempa
- Kemensos menyalurkan bantuan darurat berupa tenda, makanan siap saji, buffer stock logistik, dan dukungan dapur umum
- Pemprov Sulawesi Tengah menetapkan status tanggap darurat gempa di Kabupaten Sigi selama 14 hari sejak 17 Juni 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf memastikan tim Kementerian Sosial telah berada di lokasi gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Tim tersebut saat ini membantu penanganan darurat sekaligus melakukan pendataan bersama pemerintah daerah.
Saifullah Yusuf mengatakan pendataan masih dilakukan untuk memastikan jumlah warga terdampak bencana. Data tersebut nantinya menjadi dasar penyaluran bantuan lanjutan bagi masyarakat.
"Tim kami sudah berada di sana. Sedang mendata bersama pemerintah daerah dan kami masih menunggu kepastian jumlah keluarga yang terdampak," kata Saifullah Yusuf di Jakarta, Rabu 17 Juni 2026.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, pemerintah masih menunggu data resmi terkait jumlah korban meninggal dunia maupun korban luka-luka. Hingga kini proses verifikasi masih dilakukan oleh petugas di lapangan.
"Ada yang luka-luka mungkin, ada yang meninggal. Tapi sampai sekarang kami belum mendapatkan konfirmasi pasti tentang jumlah yang meninggal atau jumlah yang luka-luka," ucapnya.
Selain melakukan pendataan, Kemensos juga memberikan dukungan logistik pada masa kedaruratan. Bantuan tersebut meliputi tenda darurat, makanan siap saji, buffer stock logistik, dan dukungan dapur umum.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana gempa bumi di Kabupaten Sigi selama 14 hari sejak 17 Juni 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan dampak bencana dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengatakan penetapan status tanggap darurat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada warga terdampak. Pemerintah daerah bersama satuan tugas juga terus memperkuat layanan kedaruratan di lapangan.
"Status tanggap darurat ini ditetapkan untuk mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak. Satgas juga telah menyediakan tenda darurat di halaman rumah warga yang terdampak," kata Samuel.
Menurutnya, tenda darurat tersebut dapat digunakan warga sebagai tempat tinggal sementara selama proses penanganan berlangsung. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Pemerintah pusat dan pemerintah daerah saat ini terus melakukan penanganan darurat di wilayah terdampak gempa. Hasil pendataan yang dilakukan petugas akan menjadi dasar penyaluran bantuan lanjutan serta langkah rehabilitasi bagi masyarakat terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....