Menkomdigi Tekankan Konektivitas Inklusif, untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital
- 19 Jun 2026 11:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menekankan pentingnya sisten konektivitas berkelanjutan dalam pertumbuhan ekonomi digital
- Menkomdigi Meutya Hafid menyebut, Indonesia menjadi ekonomi terbesar di ASEAN
- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menegaskan, Indonesia harus menjadi pelaku pasar ekonomi digital global
RRI.CO.ID, Jakarta - Menghubungkan sistem dengan seluruh pertumbuhan ekonomi dalam ruang digital memiliki tantangan tersendiri dalam mewujudkan infkusifitas ekonomi digital. Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid.
Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh lagi puas, hanya menjadi pasar besar ekonomi digital. Menkomdigi menyebut bahwa Indonesia harus naik kelas, menjadi pencipta dan pemilik nilai.
"Menghubungkan masyarakat adalah bagian yang cukup mudah. Justru bagian yang jauh lebih sulit dan jauh lebih berharga adalah menghubungkan sistem kita serta mengubah seluruh pertumbuhan itu menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan," kata Meutya dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.
Sehingga pertumbuhan digital diungkapkannya, benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dalam memperkuat ekonomi nasional. Dengan hal ini Meutya menuturkan, Indonesia mampu menjadi pelaku pasar ekonomi digital global.
"Inilah babak ketika Asia Tenggara tidak mau hanya menjadi pasar, namun juga turut membentuk ekonomi digital dunia," ujarnya.
Menkomdigi menjelaskan, bahwa konektivitas itu menjadi penting, dalam merespon potensi nilai ekonomi digital Indonesia yang mencapai USD 100 Miliar (1 USD = Rp17.819). Menkomdigi menyebut bahwa potensi ekonomi digital Indonesia ini, bahkan menjadi yang terbesar di Kawasan ASEAN.
"Indonesia telah menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN dengan nilai sekitar US$100 miliar atau hampir sepertiga dari total kawasan. Namun, besarnya angka tidak otomatis berarti kekuatan yang sesungguhnya," imbuh Menkomdigi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....