Renovasi Stasiun Gambir dan Penambahan Jalur KRL Ditargetkan selesai Tahun 2028

  • 19 Jun 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo mengarahkan percepatan renovasi Stasiun Gambir sebagai simpul transportasi strategis di Jakarta
  • PT KAI menargetkan proyek renovasi Stasiun Gambir selesai dalam waktu sekitar dua tahun
  • Renovasi dirancang untuk menghadirkan integrasi antarmoda yang lebih baik guna mendukung mobilitas masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan renovasi Stasiun Gambir diharapkan dapat diselesaikan pada tahun 2028 mendatang. Harapan tersebut disampaikan mengacu pada perkiraan penyelesaian proyek yang diharapkan oleh KAI saat ini.

Dudy mengatakan rencana renovasi juga mencakup layanan KRL di kawasan Stasiun Gambir pada masa mendatang. Menurutnya rencana tersebut memungkinkan penumpang dapat melakukan naik turun KRL nantinya di lokasi tersebut juga.

“Kalau dari KAI berharap ini bisa selesai di tahun berapa ya, 2028 kalau nggak salah. Iya, nanti ada penambahan jalur untuk KRL baru di situ,” ujarnya kepada wartawan usai mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 17 Juni 2026.

Ia menjelaskan akan ada penambahan jalur baru yang diperuntukkan bagi layanan KRL di area tersebut. Penambahan jalur itu menjadi bagian rencana pengembangan yang disampaikan dalam renovasi stasiun tersebut nantinya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidi mengungkapkan Presiden Prabowo meminta percepatan renovasi Stasiun Gambir. Arahan tersebut diberikan karena Stasiun Gambir dinilai memiliki peran penting sebagai simpul transportasi strategis Jakarta.

Menurut Bobby, proyek renovasi ditargetkan rampung dalam kurun waktu sekitar dua tahun sejak pelaksanaannya dimulai. Pembaruan stasiun itu dirancang menghadirkan integrasi antarmoda yang lebih baik guna mendukung mobilitas masyarakat.

“Satu Gambir, Gambir akan dilakukan renovasi. Kita nanti dalam dua tahun punya Gambir, nanti kita integrasikan dengan KRL,” ujar Bobby dalam keterangannya kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 11 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa wilayah Jakarta dan Jabodetabek menjadi kawasan dengan jumlah penanganan perlintasan sebidang terbanyak. Pemerintah bersama KAI terus mempercepat langkah-langkah perbaikan guna menciptakan sistem transportasi kereta api yang semakin aman, andal, dan terintegrasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....