Jelang Libur Sekolah, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Jalan Tol
- 18 Jun 2026 22:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengintensifkan program preservasi rutin dan preventif pada sejumlah ruas jalan tol yang dikelolanya.
- Preservasi juga mencakup penambalan dan perawatan permukaan jalan.
- Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan pada ruas-ruas yang berada di bawah pengelolaan Jasa Marga Group.
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengintensifkan program preservasi rutin dan preventif pada sejumlah ruas jalan tol yang dikelolanya. Guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Purwantono, mengatakan pemeliharaan infrastruktur jalan tol secara konsisten merupakan bagian penting dalam menjaga kelancaran dan keamanan. Serta kenyamanan perjalanan pengguna jalan.
“Melalui program preservasi jalan yang terencana dengan baik, kami memastikan kualitas jalan tol tetap prima, sehingga masyarakat bisa bepergian dengan lebih aman dan nyaman. Terutama jelang periode libur sekolah mendatang,” ujar Rivan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis 18 Juni 2026.
Menurutnya, kondisi jalan tol dapat mengalami penurunan kualitas akibat sejumlah faktor eksternal. Seperti tingginya intensitas curah hujan serta beban kendaraan berat yang mengalami over dimension over loading (ODOL).
Melalui anak usahanya, Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), perseroan melakukan berbagai pekerjaan preservasi. Mulai dari peningkatan kapasitas gerbang tol, pemasangan median concrete barrier (MCB), renovasi gerbang dan plaza tol, hingga pekerjaan scrapping, filling, and overlay (SFO).
Selain itu, preservasi juga mencakup penambalan dan perawatan permukaan jalan. Guna menjaga kualitas layanan pada ruas-ruas yang berada di bawah pengelolaan Jasa Marga Group.
Perseroan menargetkan setiap potensi kerusakan jalan dapat ditangani maksimal dalam waktu dua hari sejak teridentifikasi. Upaya tersebut didukung kesiapsiagaan petugas operasional yang siaga selama 24 jam di seluruh ruas tol.
Pada Juni 2026, kegiatan preservasi dilakukan di sejumlah ruas strategis. Antara lain Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jakarta-Tangerang, Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang), Padalarang-Cileunyi, serta Jakarta Outer Ring Road (JORR).
Rivan menjelaskan, identifikasi kondisi jalan kini juga didukung teknologi modern melalui kendaraan inspeksi khusus Smart Car Vehicle Hawkeye 2000 yang mampu memindai keretakan lajur secara presisi. “Akurasi dan kecepatan identifikasi di lapangan juga ditopang oleh implementasi teknologi modern,” katanya.
Data hasil pemindaian tersebut kemudian diintegrasikan dengan teknologi kecerdasan buatan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk mempercepat pengambilan keputusan dan penanganan oleh tim di lapangan. Jasa Marga memastikan seluruh pekerjaan preservasi dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Karena itu, sebagian besar pekerjaan dijadwalkan pada malam hingga dini hari saat volume kendaraan relatif lebih rendah. Untuk memberikan informasi terkini kepada pengguna jalan, perusahaan juga memperbarui jadwal dan lokasi pekerjaan preservasi secara real time melalui aplikasi Travoy dan akun media sosial resmi.
Informasi terkait kondisi lalu lintas dan pekerjaan preservasi juga dapat diperoleh melalui layanan One Call Center 133. Rivan turut mengapresiasi partisipasi pengguna jalan yang aktif melaporkan kondisi infrastruktur selama perjalanan.
Menurutnya, laporan masyarakat dapat membantu mempercepat penanganan di lapangan. Ia menambahkan, pengguna jalan dapat menyampaikan laporan melalui fitur Chat Us pada aplikasi Travoy maupun layanan One Call Center 133 untuk diteruskan kepada petugas terkait.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....