Presiden Kumpulkan Pimpinan Bank Himbara di Istana

  • 18 Jun 2026 15:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo mengumpulkan komisaris dan direksi bank BUMN untuk membahas arah perekonomian nasional.
  • Rosan Roeslani menyebut Himbara menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Indonesia ke depan.
  • Pemerintah menyiapkan arahan strategis agar perbankan BUMN semakin prudent dan berdampak positif bagi ekonomi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran komisaris dan direksi Bank Usaha Milik Negara (BUMN) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026. Pertemuan tersebut rencananya membahas arah perekonomian nasional serta peran perbankan BUMN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi ke depan.

Pantauan RRI.CO.ID di lokasi, para peserta mulai berdatangan sejak pukul 14.20 WIB. Mereka tampak mengenakan kemeja putih dan tanda pengenal yang tergantung di leher.

Sejumlah pimpinan bank BUMN yang hadir antara lain Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Hery Gunardi, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI) Putrama Wahju Setyawan. Kemudian Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar, Direktur Utama PT Bank Mandiri Riduan, serta Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon L.P. Napitupulu.

Saat tiba di Istana, Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengungkapkan agenda pertemuan berkaitan dengan sektor perbankan. Ia juga membenarkan bahwa seluruh jajaran komisaris dan direksi bank Himbara turut diundang dalam pertemuan tersebut.

"Tentang perbankan. Iya, sesuai undangan ya," ujarnya.

Selain pimpinan perbankan, sejumlah pejabat kabinet juga terlihat hadir dalam agenda tersebut. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani.

Saat di temui awak media Rosan mengatakan pertemuan tersebut bertujuan memperoleh arahan langsung dari Presiden mengenai arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurutnya, bank-bank BUMN memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi nasional.

"Ini kan hari ini bersama-sama dengan manajemen, ada juga komisaris dari Himbara, bertemu dengan Bapak Presiden. Untuk mendapatkan pandangan, arahan dan juga sharing mengenai arah perekonomian Indonesia ke depannya," kata Rosan.

Ia menilai pertemuan tersebut akan menjadi forum yang produktif untuk memperkuat peran perbankan BUMN. Pemerintah berharap Himbara dapat semakin sehat, prudent, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

"Ini akan menjadi sesi yang produktif untuk mendapatkan masukan. Sehingga Himbara sebagai salah satu penggerak perekonomian ke depan makin baik, prudent, dan juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia," ujarnya.

Berdasarkan dokumen daftar undangan yang beredar, jumlah peserta yang hadir dalam pertemuan tersebut mencapai 93 orang. Mereka terdiri dari jajaran komisaris dan direksi bank-bank BUMN yang tergabung dalam Himbara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....