Ratas dengan Presiden, DPR Tekankan Pentingnya Perbaikan Layanan Haji Menyeluruh
- 17 Jun 2026 21:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- DPR sampaikan hasil evaluasi penyelenggaraan haji 2026 saat rapat terbatas bersama Presiden Prabowo.
- Presiden Prabowo Subianto dorong percepatan pengurangan antrean haji hingga di bawah 26 tahun.
- Penurunan biaya haji dan perbaikan layanan menjadi fokus pembahasan.
RRI.CO.ID, Bogor - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengungkapkan hasil pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 2026 dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu, 17 Juni 2026. Dalam pertemuan itu, DPR menekankan pentingnya perbaikan menyeluruh layanan haji bagi jemaah Indonesia.
Cucun mengatakan berbagai evaluasi dan rekomendasi yang disampaikan DPR bertujuan mewujudkan penyelenggaraan haji yang lebih baik di era pemerintahan Presiden Prabowo. Perbaikan tersebut mencakup aspek biaya, pelayanan, hingga masa tunggu keberangkatan jemaah.
"Kami banyak menyampaikan bahwa pengawasan yang kami lakukan kemarin ingin melakukan perbaikan yang sesungguhnya. Artinya melakukan perbaikan yang terbaik ini terwujud dan terjadi di era kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo," kata Cucun usai pertemuan.
Menurutnya, salah satu capaian yang disoroti adalah penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dalam dua tahun terakhir. Langkah tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi calon jemaah yang telah lama menunggu kesempatan berhaji.
Cucun menyebut sekitar 240 ribu jemaah setiap tahun berangkat menunaikan ibadah haji. Banyak di antaranya telah menunggu bertahun-tahun untuk memperoleh porsi keberangkatan.
Selain biaya haji, DPR juga melaporkan perhatian Presiden terhadap panjangnya antrean haji nasional. Saat ini masa tunggu di sejumlah daerah bahkan mencapai 35 hingga 40 tahun.
"Nah, concern beliau yang kami sangat apresiasi itu ingin bagaimana antrean yang kemarin sudah hampir 35 tahun, 40 tahun. Melalui para pembantunya, Pak Menteri Haji nanti bersama semua bekerja, sudah bisa ditekan sampai 26 tahun," ujarnya.
Cucun mengatakan Presiden meminta seluruh pemangku kepentingan mencari langkah-langkah yang dapat mempercepat pengurangan masa tunggu haji. Presiden bahkan berharap antrean dapat dipersingkat lebih jauh dari target yang telah disusun.
"Bahkan beliau menyampaikan tadi, kalau bisa tolong lebih cepat lagi. Seperti apa skemanya kalau misalkan antrean ini tidak panjang," kata Cucun.
DPR berharap hasil evaluasi dan pengawasan tersebut dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan haji pada tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, pelayanan kepada jemaah Indonesia dapat semakin optimal dan masa tunggu keberangkatan dapat berkurang secara signifikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....