Kemenag Ajak Masyarakat Maknai 1 Muharam dengan Kepedulian Sosial
- 15 Jun 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Agama mengajak masyarakat memeriahkan Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah.
- 1 Muharam bermakna hijrah yang relevan sepanjang zaman. Hijrah tidak hanya soal perpindahan fisik, namun pada perubahan sikap, cara pandang menuju kehidupan yang lebih baik.
- 1 Muharam juga menjadi momentum penguatan kesalehan sosial, solidaritas, dan hijrah jemari dari perilaku menebar benci.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Agama mengajak masyarakat memeriahkan Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah. Momentum ini juga menjadi penguat kesalehan sosial dan solidaritas antarsesama.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menekankan pentingnya kepedulian sosial. Menurutnya, nilai agama harus memberi manfaat bagi masyarakat.
"Kesalehan yang ideal adalah kesalehan yang mampu menghadirkan kepedulian. Dan juga kemaslahatan bagi sesama," ujar Arsad dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.
Ia menjelaskan, makna hijrah tetap relevan sepanjang zaman. Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi perubahan menuju kehidupan lebih baik.
Arsad mengingatkan nilai keagamaan tidak berhenti pada ibadah pribadi. Kepedulian terhadap anak yatim dan fakir miskin juga sangat penting.
Semangat tersebut sejalan dengan berbagai program pemberdayaan Kementerian Agama. Program itu mencakup penguatan masjid, zakat, wakaf, dan layanan keagamaan.
"Jangan sampai ibadah hanya berhenti pada ritual. Muharam mengingatkan keberagamaan harus melahirkan empati," kata Arsad.
Sementara itu, Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi, menyoroti ruang digital. Menurutnya, semangat hijrah perlu diwujudkan melalui media sosial.
Ia mengajak masyarakat menyebarkan narasi yang mencerahkan. Komunikasi santun dinilai penting untuk menjaga kedamaian di ruang digital.
"Hijrah di era digital berarti mengubah cara berinteraksi. Jemari harus menyebarkan pengetahuan dan inspirasi," ujar Ismail.
Ismail mengatakan, penyuluh agama memiliki peran strategis dalam literasi keagamaan. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat optimisme dan persaudaraan masyarakat.
"Melalui momentum Muharam, masyarakat diharapkan memperkuat komitmen menghadirkan manfaat. Sekaligus menebarkan kedamaian bagi lingkungan sekitar," ucap Ismail.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....