Mendes Kukuhkan Pemuda Bangun Desa Tingkatkan SDM Desa

  • 11 Jun 2026 16:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mendes PDT, Yandri Susanto mengukuhkan sebanyak 200 Pemuda Bangun Desa
  • Pemuda Bangun Desa dapat menularkan ilmu yang telah diperoleh selama belajar kepada masyarakat
  • Pemuda Bangun Desa dapat menciptakan lapangan kerja di desa
  • Pemuda Bangun Desa juga sesuai dengan Asta Cita ke-6 Presiden
  • Program Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia ini merupakan pertama kali dilakukan
  • Pembangunan dari desa dan dari bawah, untuk pemerataan ekonomi

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto mengukuhkan sebanyak 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia. Mendes Yandri menyebut, pengukuhan ini untuk menguatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat desa menuju Indonesia Emas 2045.

"Pemuda ini berasal dari desa-desa, dari keluarga desa di 15 provinsi dari berbagai kompeten, ini adalah yang pertama. Kita akan berangkatkan ke Jepang, di sana mereka akan mempelajari ilmu pengetahuan, dan menjadikan pengalaman dibawa ke desa," kata Mendes Yandri di Kantor Kemendes Kalibata, Jakarta, pada Kamis 11 Juni 2026.

Mendes Yandri berharap Pemuda Bangun Desa dapat menularkan ilmu yang telah diperoleh selama belajar kepada masyarakat desa. Ia juga mendorong agar Pemuda Bangun Desa dapat menciptakan lapangan kerja di desa, usai pulang dari Jepang.

"Potensi sangat banyak, ada desa ekspor, desa wisata, sektor pangan, sektor energi, sumber daya air, dan lain sebagainya. Itulah yang akan dilakukan dari 12 aksi bangunan desa, mereka sudah melihat, mengalami, kemudian belajar," ucapnya.

Mendes Yandri menyampaikan, Pemuda Bangun Desa juga sesuai dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto. Melalui pembangunan dari desa dan dari bawah, untuk pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.

"Langkah baik, langkah kongkrit, atas harapan Bapak Presiden, kami terus untuk menyelesaikan asas kita tentang kompetisi. Membangun desa dan membangun ekonomi desa, sekaligus pemerintah desa, kami bersyukur," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad turut hadir. Ia berharap 200 generasi muda Indonesia yang diberangkatkan dapat membangun desanya, selain juga mendapatkan ilmu pengetahuan serta penghasilan.

"200 Pemuda Bangun Desa diberangkatkan dengan beasiswa 300 juta, mereka mendapatkan penghasilan gaji, 17 juta ya, kira-kira. Tempat tinggal di sana, tempat yang layak, tempat yang ilmu dan bermanfaat, mereka diterbangkan ke Jepang," ucapnya.

Program Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia ini merupakan pertama kali dilakukan dengan mengirimkan 200 peserta. Selanjutnya, Kemendes PDT menargetkan sebanyak total 45.000 peserta akan dikirim untuk menjadi bagian dalam Pemuda Bangun Desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....