Kepala BGN Lapor Presiden Prabowo soal Efisiensi Anggaran MBG
- 11 Jun 2026 15:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Kepala Badan Gizi Nasional memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto soal efisiensi anggaran
- 2. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut realisasi anggaran Program MBG per Mei 2026 telah mencapai Rp88,15 triliun
- 3. Menteri Purbaya telah memangkas pagu program MBG pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2026 dari semula senilai Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto. Nanik tiba di Istana Kepresiden pukul 14.20WIB.
Ia mengatakan, agenda pertemuan dengan Presiden adalah membahas efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya ini adalah kabar baik.
"Efesiensi anggaran, kabar gembira. Biar turun, biar turun, efesiensi, mau lapor Pak Presiden efesiensi " kata Nanik kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.
Nanik enggan menyebut angka untuk efisiensi anggaran . Ia ingin melapor terlebih dahulu ke Presiden Prabowo.
"Ya lapor dulu ke Pak Presiden. Masa aku lapor ke kalian," ujarnya menegaskan.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan realisasi anggaran Program MBG per Mei 2026 telah mencapai Rp88,15 triliun. Atau melonjak 17,53 persen dibandingkan posisi April 2026 yang sebesar Rp75 triliun.
Menurutnya, capaian tersebut seiring dengan perluasan cakupan penerima dan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Jumlah penerima mencapai 63,13 juta penerima manfaat.
”Realisasi anggaran Makan Bergizi Gratis sampai sekarang sudah mencapai Rp88,15 triliun untuk 63,13 juta penerima. Dan 29.679 SPPG,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa, Jumat, 5 Juni 2026.
Dari total 63,13 juta penerima yang terdata, sebanyak 48,9 juta orang merupakan siswa. Sisanya, sekitar 14,3 juta penerima, adalah ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
Purbaya sendiri telah memangkas pagu program MBG pada APBN tahun anggaran 2026 dari semula senilai Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun. Menurut Purbaya, pemangkasan anggaran agar program MBG dapat dikelola dengan lebih efisien sesuai instruksi Presiden Prabowo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....