Peringatan Dini BMKG Hujan Lebat hingga Angin Kencang 10-12 Juni 2026, Ini Daftarnya

  • 11 Jun 2026 10:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BMKG mengeluarkan, peringatan dini hujan di Indonesia pada periode 10-12 Juni 2026. BMKG mengatakan, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan intensitas sedang, sangat lebat, hingga angin kencang.
  • Melansir laman resmi BMKG, Sumatra Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Maluku berpotensi diguyur hujan. Yakni, dengan intensitas hujan lebat hingga sangat lebat (berstatus Siaga).
  • Sementara itu, Aceh, Sumatra Barat, Riau, Jawa Timur, hingga Kalimantan Tengah berpotensi diguyur hujan sedang. Hingga lebat atau berstatus Waspada,

RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG mengeluarkan, peringatan dini hujan di Indonesia pada periode 10-12 Juni 2026. BMKG mengatakan, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan intensitas sedang, sangat lebat, hingga angin kencang.

Melansir laman resmi BMKG, Sumatra Utara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Maluku berpotensi diguyur hujan. Yakni, dengan intensitas hujan lebat hingga sangat lebat (berstatus Siaga).

"Sementara itu, Aceh, Sumatra Barat, Riau, Jawa Timur, hingga Kalimantan Tengah berpotensi diguyur hujan sedang. Hingga lebat atau berstatus Waspada," kata BMKG dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Dalam prakiraan tersebut, BMKG mengungkapkan, tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas. Atau, hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini, Kamis, 11 Juni 2026.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang:

Hujan sedang hingga lebat

• Aceh

• Sumatra Barat

• Riau

• Kep. Riau

• Sumatra Selatan

• Jawa Timur

• Bali

• Nusa Tenggara Barat

• Kalimantan Barat

• Kalimantan Tengah

• Kalimantan Timur

• Kalimantan Utara

• Kalimantan Selatan

• Sulawesi Utara

• Gorontalo

• Sulawesi Tengah

• Sulawesi Selatan

• Sulawesi Tenggara

• Papua Barat Daya

• Papua Tengah

• Papua

Angin kencang

• Kep. Bangka Belitung

• Maluku

• Nusa Tenggara Timur

• Sulawesi Tenggara

BMKG juga buka suara, terkait potensi hujan di musim kemarau saat ini. Analisis indikator iklim global terkini, kondisi El Niño di Samudra Pasifik, yang terlihat dari indeks Niño 3.4 sebesar +0,69 dan nilai SOI sebesar -16,0.

BMKG menyebut kondisi ini umumnya berdampak pada pengurangan potensi curah hujan di sebagian wilayah Indonesia. "Meskipun demikian, dinamika atmosfer skala regional masih berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah," ucap BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia periode 5-11 Juni.

Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) pada periode ini diprediksi berada pada fase 7 (Western Pacific) hingga fase 8 (Western Hemisphere and Africa). Sehingga, hal itu kurang berpengaruh terhadap wilayah Indonesia.

Meski demikian, pengaruh konvektif MJO masih diprediksi aktif di Papua bagian tengah hingga timur. Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur diprediksi aktif di sebagian besar wilayah Indonesia.

Sementara, Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat diprakirakan aktif di Sumatra bagian utara. Sirkulasi siklonik juga berpotensi terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua.

Kondisi itu, membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Papua Pegunungan hingga Papua Tengah. Selain itu, labilitas atmosfer yang kuat berpotensi mendukung proses konvektif lokal.

Berikut wilayahnya:

• Aceh

• Kepulauan Bangka Belitung

• Sulawesi Utara

• Maluku Utara

• Papua Barat Daya

• Papua Barat

• Papua

• Papua Tengah

• Papua Pegunungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....