Ketua DEN Laporkan Hasil Survei 800 Titik Program MBG ke Presiden Prabowo

  • 09 Jun 2026 22:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, melaporkan hasil survei terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke Presiden Prabowo Subianto
  • Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menemukan pelaksanaan program MBG dapat meningkatkan sektor UMKM

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, memaparkan sejumlah hasil pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan tersebut, Luhut didampingi oleh tiga anggota DEN, yakni Chatib Basri, Septian Hario Seto, dan Firman Hidayat.


Ketua DEN Luhut menuturkan, pihaknya menyampaikan laporan terkait isi ekonomi, dan sejumlah program strategis pemerintah. Seperti salah satunya diungkapkan Luhut, yakni terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia mengatakan, bahwa Dewan Ekonomi Nasional telah melakukan survei terhadap program prioritas Presiden Prabowo. Luhut menyebut, survei yang dilakukan secara profesional itu, digelar terhadap 800 titik pelaksanaan MBG.
"Pertama adalah hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang telah dilakukan di 800 titik. Betul-betul dengan profesional, jadi kami di DEN harus menjaga betul kredibilitas kami," kata Luhut saat menggelar konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Sementata itu, survei yang dilakukan DEN, menunjukkan terbentuknya ekosistem supply chain dalam pelaksanaan MBG. Anggota DEN Septian Hario Seto menyebut, dalam pemenuhan kebutuhan MBG, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), melibatkan UMKM.

"Kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9% dari SPPG yang ada saat ini, paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut," ujarnya.

Dari 800 titik dengan sampel yang diambil secara acak, menunjukkan program MBG memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan UMKM. Sehingga menurut Seto, program MBG tidak hanya memberikan pemenuhan gizi anak, namun juga menghidupkan ekosistem baru untuk UMKM.

"Program MBG ini selain mencapai tujuan Bapak Presiden, untuk perbaikan gizi dari anak-anak Indonesia, ini juga menciptakan ekosistem supply chain yang baru," imbuh Seto.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....